Iran pada Jerman: Perang AS-Israel Langgar Piagam PBB

Jum'at, 22 Mei 2026 - 20:32 WIB
loading...
Iran pada Jerman: Perang...
Pejalan kaki melintasi spanduk di Teheran, Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran pada akhir Februari dan perang yang terjadi kemudian merupakan "pelanggaran mencolok" terhadap Piagam PBB. Pernyataan itu muncul di tengah proses negosiasi yang berjalan lambat antara AS dan Iran.

“Piagam PBB tidak mengakui gagasan ‘perang yang diperlukan’ yang akan memberi [AS] hak untuk menggunakan kekuatan terhadap negara berdaulat lain berdasarkan keputusan sewenang-wenang dan sembrono dari para agresor,” kata Baghaei dalam unggahan di media sosial yang ditujukan kepada Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier.

“Serangan Amerika-Israel terhadap Iran tidak dapat diremehkan atau diartikan hanya sebagai ‘perang yang tidak perlu’.”

Baghaei melanjutkan, “Itu adalah pelanggaran mencolok terhadap Pasal 2(4) Piagam PBB – tindakan agresi yang terang-terangan terhadap negara berdaulat. Setiap negara yang menghargai supremasi hukum dan Piagam PBB harus secara tegas mengutuk tindakan agresi ini dan menyerukan pertanggungjawaban.”

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi yang sedang berkunjung untuk membahas proposal terbaru untuk mengakhiri perang dan perbedaan pendapat yang belum terselesaikan antara AS dan Iran, menurut media Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Macron Tiba di Suriah,...
Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad
Rekomendasi
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
PM Modi: India Siap...
PM Modi: India Siap Pasok Obat-obatan hingga Benih Gandum ke Indonesia
Berita Terkini
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved