UEA Sebut Peluang Kesepakatan AS-Iran untuk Selesaikan Masalah Selat Hormuz Hanya 50-50

Jum'at, 22 Mei 2026 - 18:29 WIB
loading...
UEA Sebut Peluang Kesepakatan...
Penasihat Presiden Uni Emirat Arab Anwar Gargash. Foto/anadolu
A A A
DUBAI - Penasihat Presiden Uni Emirat Arab Anwar Gargash memperingatkan setiap langkah Iran untuk mengubah status Selat Hormuz akan memiliki dampak global yang serius, termasuk bagi Eropa, dan akan menjadi preseden yang buruk. Pernyataan itu muncul seiring proses negosiasi Iran dan Amerika Serikat yang berjalan lambat.

Dalam komentar yang dimuat Reuters, Gargash mengatakan negara-negara Eropa seharusnya memandang kendali Iran atas Selat Hormuz bukan sebagai masalah yang jauh, tetapi sebagai masalah yang terkait langsung dengan keamanan energi dan perdagangan mereka.

Ia juga mengatakan AS telah menjadi "lebih sentral" dalam perhitungan setiap negara Teluk setelah perang Iran.

Melanjutkan komentarnya tentang Selat Hormuz, Anwar Gargash mengatakan hanya ada peluang "50-50" bahwa AS dan Iran mencapai kesepakatan yang membuka Selat Hormuz.

Para pejabat Iran "telah melewatkan banyak peluang selama bertahun-tahun karena ada kecenderungan untuk melebih-lebihkan kekuatan mereka," kata Gargash. “Saya harap mereka tidak melakukan itu kali ini.”

Perang AS-Israel terhadap Iran telah secara fundamental mengubah hubungan antara negara-negara GCC, menurut Mohamad Elmasry dari Doha Institute for Graduate Studies.

Negara-negara ini secara politik “sangat berbeda, mereka memiliki pendekatan yang sangat berbeda dalam menangani apa yang terjadi, dan dalam menangani Iran, sehingga beberapa keretakan muncul ke permukaan, dan Anda melihat kubu-kubu baru muncul,” kata Elmasry kepada Al Jazeera.

“UEA cukup aktif di medan perang. Mereka ingin Israel dan Amerika Serikat menyelesaikan pekerjaan itu, mereka telah melakukan serangan terhadap Iran dan telah menormalisasi hubungan dengan Israel.”

Qatar dan Oman, di sisi lain, “secara historis memiliki hubungan yang relatif positif dengan Iran, dan meskipun sekarang jelas ada ketegangan, mereka tidak menginginkan kembalinya perang,” ungkap Elmasry.

“Arab Saudi berada di tengah-tengah, tetapi mereka semakin mendekati posisi Qatar dan Oman.”

“Saya pikir ini akan menarik untuk diikuti, karena keesokan harinya, ketika semuanya sudah tenang, akan ada lebih banyak ketegangan dan perselisihan di Teluk sebagai akibat dari apa yang telah terjadi selama perang ini,” ujar Elmasry.

Baca juga: AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Menakjubkan! Detik-Detik...
Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami
Rekomendasi
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
Berita Terkini
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved