Jaring Pelindung Jadi Senjata Paling Populer Menangkal Drone Rusia di Perang Ukraina

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Jaring-jaring berjajar di sepanjang jalan kota di Izium, Ukraina, di depan sebuah bangunan yang telah dihancurkan oleh serangan Rusia.

"Hanya dengan satu klik, semuanya berubah di sana," katanya, dilansir Reuters. "Dan sekarang kita melihat semua jaring ini di sini, dan kita semua mengerti bahwa itu adalah pertanda sesuatu. Bahwa drone dapat mencapai bagian mana pun dari kota."

2. Jaring Jadi Jaminan Keamanan

Sophia Verbytska, 19, adalah barista. Ia dibesarkan di Izium dan mengatakan bahwa tempat itu adalah tempat yang bagus sebelum Rusia menginvasi.

"Jaring-jaring ini membuat kami takut," katanya sambil mendesah gugup. "Karena sebelumnya, tidak ada jaring. Dan sejak jaring-jaring ini muncul, penduduk setempat merasa tidak nyaman karena itu berarti garis depan semakin mendekati kota."

Izium diduduki oleh pasukan Rusia selama enam bulan pertama setelah invasi skala penuh Rusia pada tahun 2022, sebelum dibebaskan oleh tentara Ukraina. Ratusan warga sipil tewas selama pendudukan. Ada kuburan massal tepat di luar kota, dan orang-orang mengatakan mereka tidak tahan memikirkan tentara Rusia semakin mendekat lagi.

Di luar kafe, mobil-mobil melaju di sepanjang jalan di dalam terowongan jaring, dan orang-orang menjalani kehidupan sehari-hari mereka sebaik mungkin. Maksym Yevsiukov yang berusia 20 tahun berjalan di trotoar yang licin di bawah jaring drone. Dia mengatakan dia tidak keberatan karena dia tahu mereka ada di sini untuk menjaga keselamatan orang-orang. Dia dan keluarganya hidup di bawah pendudukan Rusia.

"Saya ingat hari mereka tiba," katanya. "Kami baru saja pulang dari berbelanja. Saya mendengar tembakan, dan ketika saya keluar ke jalan, ada kendaraan militer Rusia dan tentara mengibarkan bendera Rusia. Keluarga kami tinggal di dapur selama enam bulan. Kami memasak makanan di luar di atas api terbuka karena tidak ada daya listrik."

3. Menyelamatkan Banyak Nyawa

Di lokasi yang dirahasiakan di luar kota, Dr. Oleksiy Mykoliuk merawat tentara dari garis depan. Dia telah melihat kerusakan yang disebabkan oleh drone FPV dan mengatakan Izium mengambil langkah yang diperlukan.

"Kami belum memiliki banyak drone di sini, tetapi kami tidak tahu berapa banyak drone yang akan kami dapatkan bahkan dalam beberapa minggu ke depan," katanya. "Garis depan datang setiap hari." Kita tidak tahu berapa lama lagi langit kita akan aman."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Balas Dendam! Iran Gempur...
Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Rekomendasi
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved