Jaring Pelindung Jadi Senjata Paling Populer Menangkal Drone Rusia di Perang Ukraina

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
Jaring Pelindung Jadi...
Jaring pelindung jadi senjata paling populer menangkal drone Rusia. Foto/X/@TheDeadDistrict
A A A
KIEV - Bukan pemandangan bangunan abad ke-19 yang penuh lubang akibat pecahan peluru dan tembakan yang paling mengejutkan pengunjung di kota Ukraina timur ini. Melainkan fakta bahwa mereka berkendara ke kota melalui koridor jaring drone putih. Ini adalah cara terbaru dan berteknologi rendah untuk menghentikan salah satu kemajuan teknologi tinggi dalam perang — penggunaan drone FPV, atau first-person-view.

Seluruh kota Izium diselimuti jaring anti-drone.

"Aneh rasanya tiba-tiba melihat mereka muncul di kota besar," kata Andriy, seorang tentara yang ditempatkan di sini dan tidak diizinkan menyebutkan nama belakangnya. "Saya pikir ini agak menyedihkan."

Drone FPV yang dikendalikan dari jarak jauh menggunakan kamera untuk membidik targetnya, dan kabel serat optik yang hampir tak terlihat yang terpasang untuk tujuan navigasi membuat mereka tidak dapat diganggu. Drone FPV telah sepenuhnya mengubah peperangan. Mereka telah menjadikan seluruh garis depan sebagai apa yang disebut komandan sebagai "zona pembunuhan," area seluas 25 kilometer (15 mil) di mana tidak ada yang bergerak dan tidak ada tentara atau kendaraan yang berani pergi kecuali di bawah naungan awan.

Menurut militer Ukraina, hingga 80% korban di garis depan sekarang disebabkan oleh drone FPV, yang dapat terbang hingga 15 mil.

Jaring Pelindung Jadi Senjata Paling Populer Menangkal Drone Rusia di Perang Ukraina

1. Teknik yang Sederhana, tapi Efektif

Untuk mengubah angka-angka tersebut, para pemimpin militer Ukraina menggunakan teknik yang sangat sederhana: jaring drone nilon yang kuat yang menghentikan drone dari menukik ke arah mobil dan orang-orang, karena baling-balingnya tersangkut di dalamnya.

Jaring-jaring di sepanjang jalan kota di Izium, Ukraina, di depan sebuah bangunan yang telah dihancurkan oleh serangan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved