Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
Rabu, 20 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa dekade terakhir, popularitas dan pengaruh Fatah telah menurun di tengah perpecahan internal dan meningkatnya frustrasi publik atas stagnasi proses perdamaian Israel-Palestina.
Hal ini menyebabkan lonjakan dukungan untuk Hamas, saingan Fatah, yang memenangkan pemilihan legislatif 2006 di Tepi Barat yang diduduki, sebelum mengusir Fatah dari Gaza hampir sepenuhnya setelah pertempuran antar faksi.
Komite pusat Fatah diharapkan memainkan peran penting di era pasca-Abbas, dengan tokoh-tokoh kunci, termasuk Rajoub dan Sheikh, yang sudah bersaing untuk menggantikan pemimpin berusia 90 tahun itu.
“Ini dapat dilihat sebagai awal dari sebuah fase – jika bukan suksesi turun-temurun, maka sebagai upaya mengamankan posisi di masa depan,” katanya.
Jarbawi mengatakan Abbas senior tetap memegang kendali penuh, dan Kongres gagal menjelaskan siapa yang akan memimpin gerakan tersebut setelahnya.
Hal ini menyebabkan lonjakan dukungan untuk Hamas, saingan Fatah, yang memenangkan pemilihan legislatif 2006 di Tepi Barat yang diduduki, sebelum mengusir Fatah dari Gaza hampir sepenuhnya setelah pertempuran antar faksi.
Komite pusat Fatah diharapkan memainkan peran penting di era pasca-Abbas, dengan tokoh-tokoh kunci, termasuk Rajoub dan Sheikh, yang sudah bersaing untuk menggantikan pemimpin berusia 90 tahun itu.
3. Memuluskan Jalan Menuju Kursi Kepresidenan
Terpilihnya Yasser Abbas ke komite saja tidak menempatkannya pada jalur yang jelas menuju kursi kepresidenan, kata Ali Jarbawi, profesor ilmu politik di Universitas Birzeit.“Ini dapat dilihat sebagai awal dari sebuah fase – jika bukan suksesi turun-temurun, maka sebagai upaya mengamankan posisi di masa depan,” katanya.
Jarbawi mengatakan Abbas senior tetap memegang kendali penuh, dan Kongres gagal menjelaskan siapa yang akan memimpin gerakan tersebut setelahnya.
(ahm)
Lihat Juga :