Gagal Bujuk China, Akankah AS Serang Iran Lagi?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:15 WIB
loading...
Gagal Bujuk China, Akankah...
Gagal bujuk China, akankah AS serang Iran lagi. Foto/X/CENTCOM
A A A
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump kembali dari China menghadapi tekanan yang meningkat terkait Iran setelah pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping gagal menghasilkan terobosan nyata dalam pembukaan kembali Selat Hormuz atau mengakhiri kebuntuan atas program nuklir Teheran.

Sebaliknya, Washington sekarang secara terbuka memberi sinyal bahwa opsi militer kembali dipertimbangkan.

Menurut The New York Times, para pejabat tinggi AS telah menyusun rencana untuk serangan baru terhadap Iran jika Trump memutuskan diplomasi telah gagal. Laporan tersebut mengatakan pasukan AS dan Israel sedang melakukan persiapan terbesar mereka sejak gencatan senjata 7 April, dengan kemungkinan serangan baru yang dibahas paling cepat minggu depan.

Ketegangan yang kembali meningkat ini terjadi setelah Trump menolak proposal terbaru Iran saat terbang kembali dari Beijing.

“Saya melihatnya, dan jika saya tidak menyukai kalimat pertama, saya langsung membuangnya,” kata Trump kepada wartawan di atas Air Force One, seperti dilaporkan Reuters.



China juga tidak secara terbuka berkomitmen untuk intervensi konkret apa pun, meskipun Washington dan Beijing menginginkan jalur air strategis itu dibuka kembali.

Kementerian luar negeri China hanya mengatakan konflik tersebut “seharusnya tidak pernah terjadi” dan “tidak ada alasan untuk berlanjut”.

Iran secara efektif menutup Selat Hormuz bagi sebagian besar pelayaran komersial setelah serangan AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari. Meskipun gencatan senjata diumumkan pada 7 April, Teheran terus mengaitkan pembukaan kembali jalur air sepenuhnya dengan berakhirnya blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Brough Superior Dagger...
Brough Superior Dagger S, Rolls-Royce Roda Dua Supermewah
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Berita Terkini
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved