Iran Tandai UEA sebagai Mitra Aktif Agresor AS-Israel dalam Perang 40 Hari

Jum'at, 15 Mei 2026 - 16:24 WIB
loading...
Iran Tandai UEA sebagai...
Iran tandai Uni Emirat Arab sebagai mitra aktif agresor AS dan Israel dalam perang 40 hari melawan Teheran. Foto/setav.org
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran telah "menandai" Uni Emirat Arab (UEA) sebagai "mitra aktif" agresor Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam perang 40 hari terhadap Teheran. Pernyataan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam KTT BRICS di India.

"UEA adalah mitra aktif dalam agresi ini, tidak ada keraguan tentang itu. Juga telah menjadi jelas bahwa mereka berpartisipasi dalam serangan ini, dan bahkan mungkin telah bertindak langsung melawan kami," katanya.

Baca Juga: Israel-UEA Makin Mesra, Netanyahu Diam-diam Kunjungi Uni Emirat Arab saat Perang Iran

Araghchi juga merujuk pada apa yang digambarkan oleh kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai pertemuan rahasia dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan, sebuah pertemuan yang dikonfirmasi kantor Netanyahu namun dibantah oleh Abu Dhabi.

“Yang benar adalah bahwa UEA terlibat langsung dalam tindakan agresif terhadap negara saya, karena mereka bahkan tidak mengutuk agresi tersebut ketika dimulai,” imbuh Araghchi, seperti dikutip dari Roya News, Jumat (15/5/2026).

Dia melanjutkan: “Telah menjadi jelas bahwa mereka berpartisipasi dalam serangan-serangan ini, dan bahkan mungkin telah bertindak langsung terhadap kami.”

Hubungan antara Iran dan UEA telah berada di bawah tekanan berat sejak 28 Februari, ketika serangan AS-Israel dimulai, yang mendorong Iran untuk membalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk yang bersekutu dengan AS, termasuk UEA.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April, yang diwarnai berbagai pelanggaran, stasiun televisi pemerintah Iran terus menayangkan komentar dari para analis yang menuduh UEA terlibat dalam serangan terhadap Iran selama konflik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved