Barat Bekukan Sekitar Rp10.353 Triliun Milik Rusia, Kuba, Venezuela, Iran, dan Korea Utara

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:24 WIB
loading...
Barat Bekukan Sekitar...
Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Negara-negara Barat, menurut perkiraan paling konservatif, telah membekukan sekitar USD590 miliar (Rp10.353 triliun) milik Rusia, Kuba, Venezuela, Irak, Iran, Korea Utara, Libya, dan Afghanistan. Pernyataan itu diungkap Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu pada hari Kamis (14/5/2026).

Saat ini terdapat kekurangan sumber daya keuangan yang jelas untuk menormalkan kehidupan ekonomi di Afghanistan, kata pejabat itu.

Dia menambahkan salah satu alasannya adalah pemblokiran aset Afghanistan oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, dan jumlah total dana yang dibekukan sekitar USD10 miliar.

"Menurut perkiraan paling konservatif kami, negara-negara Barat telah membekukan sekitar USD590 miliar secara total milik Rusia, Kuba, Venezuela, Irak, Iran, Korea Utara, Libya, dan Afghanistan. Saya yakin semua pemimpin yang bijaksana akan mengambil kesimpulan yang tepat mengenai penyimpanan tabungan nasional di Barat," kata Shoigu pada pertemuan para sekretaris Dewan Keamanan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek.

Kemerosotan hubungan internasional yang terus-menerus berlanjut, terutama karena keinginan Amerika Serikat dan sekutunya untuk mempertahankan posisi dominan mereka, kata Sergei Shoigu.

"Hubungan internasional terus memburuk secara stabil. Akar penyebab kekacauan saat ini adalah keinginan Amerika Serikat dan sekutunya untuk mempertahankan posisi dominan mereka," kata Shoigu.

Berbagai metode digunakan untuk mencapai hal ini, mulai dari menggunakan kekuatan militer dan melancarkan perang dagang hingga memprovokasi krisis regional, tambah pejabat itu.

Pengembalian infrastruktur militer negara ketiga ke Afghanistan atau penempatan instalasi militer baru di negara-negara tetangga tidak dapat diterima, kata Sergei Shoigu.

Situasi di Afghanistan sangat penting untuk memastikan keamanan di wilayah Organisasi Kerja Sama Shanghai, kata pejabat itu pada pertemuan para sekretaris Dewan Keamanan negara-negara anggota SCO di Bishkek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved