Rusia Uji Tembak Rudal Antarbenua RS-28 Sarmat, Ini 3 Kelebihannya

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:56 WIB
loading...
Rusia Uji Tembak Rudal...
Rusia uji tembak rudal antar benua RS-28 Sarmat. Foto/RT
A A A
MOSKOW - Militer Rusia berhasil melakukan uji tembak rudal balistik antarbenua canggih RS-28 Sarmat. Komandan Pasukan Rudal Strategis, Jenderal Sergey Karakaev, telah melaporkan kepada Presiden Vladimir Putin.

Pengembangan ini akan memungkinkan militer untuk melengkapi resimen rudal pertama dengan sistem senjata baru pada akhir tahun, kata Karakaev.

Rusia Uji Tembak Rudal Antarbenua RS-28 Sarmat, Ini 3 Kelebihannya

1. Mampu Menembus Sistem Pertahanan Rudal

RS-28 Sarmat yang berbahan bakar cair dan berat dirancang untuk menggantikan rudal berbasis silo paling ampuh di dunia, RS-20V Voevoda (SS-18 Satan menurut klasifikasi NATO). Rudal ini diyakini mampu membawa hingga sepuluh hulu ledak berat dengan kemampuan masuk kembali ke atmosfer berkali-kali.

Menurut Karakaev, sistem rudal baru ini menunjukkan kemampuan yang melebihi pendahulunya, terutama dalam hal jangkauan dan muatan. Sistem onboard-nya juga memungkinkan rudal ini untuk "menembus sistem pertahanan rudal yang ada dan yang sedang berkembang dengan aman," kata jenderal tersebut.


2. Memiliki Jangkauan 35.000 Km

Putin mengucapkan selamat kepada militer atas keberhasilan uji coba tersebut, menyebut Sarmat sebagai "sistem rudal paling ampuh di dunia." Menurut presiden, rudal ini mampu mengirimkan muatan empat kali lebih besar daripada rudal Barat mana pun. Rudal ini juga memiliki jangkauan lebih dari 35.000 kilometer dan dua kali lebih presisi daripada pendahulunya, tambahnya.

Rudal ini dilaporkan kompatibel dengan peluncur hipersonik yang digunakan dalam sistem rudal Rusia lainnya yang disebut Avangard. Jenis hulu ledak ini dapat mendekati target di atmosfer dengan kecepatan tinggi sambil mempertahankan kemampuan manuver untuk menghindari sistem rudal anti-balistik (ABM). Militer Rusia sebelumnya menyatakan bahwa jangkauan Sarmat memungkinkan rudal tersebut ditembakkan dari Rusia ke target di AS melalui Kutub Selatan, menghindari situs ABM Amerika di Alaska.

3. Menjaga Keseimbangan Strategis

Menurut Putin, Moskow meluncurkan program pengembangan rudal yang berfokus pada penembusan dan pertahanan rudal setelah penarikan sepihak AS dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik (ABM) pada tahun 2022 di bawah George W. Bush.

“Kami terpaksa memikirkan cara memastikan keamanan strategis kami dalam realitas baru,” kata presiden, dilansir RT. Dia menambahkan bahwa tindakan Moskow bertujuan untuk “mempertahankan keseimbangan kekuatan strategis.”

Dua sistem senjata canggih lainnya juga berada dalam tahap pengembangan akhir: rudal jelajah Burevestnik dengan jangkauan tak terbatas dan drone bawah air Poseidon, keduanya ditenagai oleh reaktor nuklir mini, kata Putin.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Gebuk Skotlandia, Gol...
Gebuk Skotlandia, Gol 71 Detik Ismael Saibari Antar Maroko ke Puncak Grup C
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved