Iran Berjanji AS Tak Akan Menang dalam Diplomasi setelah Kalah Berperang

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:55 WIB
loading...
Iran Berjanji AS Tak...
Iran berjanji AS tak akan menang dalam diplomasi setelah kalah berperang. Foto/X
A A A
TEHERAN - Penasihat utama Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, mengatakan AS tidak akan pernah bisa menang dalam diplomasi melawan Iran setelah kalah di medan perang.

Dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada hari Senin, Ali Akbar Velayati mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump keliru berpikir bahwa ia dapat menekan Iran untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang agresi yang berakhir dengan gencatan senjata pada awal April.

“Kami mengalahkan Anda di medan perang; jangan pernah membayangkan bahwa Anda akan menang dalam diplomasi,” kata Velayati.

Ia merujuk pada unggahan media sosial baru-baru ini oleh Trump, di mana presiden AS mengklaim Iran telah meremehkan dan menertawakan AS selama beberapa dekade, sambil mengulangi ancamannya terhadap Iran dan mengatakan, “Mereka tidak akan tertawa lagi!”



“Trump mengatakan ‘Iran tidak akan lagi tertawa’ sambil membual tentang ‘gencatan senjata yang gemilang.’ Namun ia mengancam Iran dengan sindiran nuklir seolah-olah ia masih percaya kebohongan Pentagon tentang menyembunyikan banyaknya korban jiwa tentara Amerika,” kata Velayati.

Mantan menteri luar negeri Iran itu juga menunjuk pada kunjungan Trump ke China yang akan datang, di mana ia diperkirakan akan mengulangi klaimnya tentang kemenangan melawan Iran, dengan mengatakan bahwa presiden AS seharusnya tidak memanfaatkan ketenangan dan pengekangan di Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved