Mojtaba Perintahkan Militer Iran Lanjutkan Perang, 2 Drone Hantam UEA

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:24 WIB
loading...
Mojtaba Perintahkan...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memintah militer Iran lanjutkan perang. Foto/X
A A A
TEHERAN - Mojtaba Khamenei memberikan arahan baru kepada kepala komando angkatan bersenjata gabungan Iran untuk melanjutkan operasi dan menghadapi musuh dengan tegas, menurut media Iran.

Komandan Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya Iran meyakinkan Pemimpin Tertinggi bahwa rencana telah disusun untuk menghadapi tindakan permusuhan dari Amerika dan Israel.

Kantor berita IRIB, melaporkan komandan militer Iran, Ali Abdullahi, telah mengunjungi Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, lapor

Ditambahkan bahwa Khamenei memuji angkatan bersenjata dan mengumumkan "langkah-langkah baru dan jalan untuk melanjutkan langkah-langkah tersebut dan menghadapi musuh dengan kuat", tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.



Sejak diangkat pada bulan Maret, Khamenei belum terlihat di depan umum dan pernyataannya telah dibacakan di media pemerintah.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara UEA mencegat dua drone yang berasal dari Iran pada 10 Mei 2026.

Kementerian mengatakan bahwa sejak awal "serangan Iran yang terang-terangan", pertahanan udara UEA telah mencegat 551 rudal balistik, 29 rudal jelajah, dan 2.265 drone.

Qatar mengutuk keras penargetan kapal kargo komersial di perairan teritorialnya di timur laut Pelabuhan Mesaieed, dengan mengatakan bahwa kapal tersebut, yang tiba dari Abu Dhabi, dihantam oleh drone pada Minggu pagi, menyebabkan kebakaran kecil tanpa laporan cedera.

Kementerian Luar Negeri mengatakan insiden tersebut merupakan "pelanggaran mencolok" terhadap kebebasan navigasi dan hukum internasional, menggambarkannya sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keselamatan jalur maritim dan pasokan regional yang vital.

Ditambahkan pula bahwa serangan terhadap kapal komersial dan sipil, terlepas dari pelakunya, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan global.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved