IRGC: Situs Militer AS Akan Diserang Jika Amerika Serang Kapal Iran!
Minggu, 10 Mei 2026 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, citra satelit menunjukkan tumpahan minyak yang tampak menyebar di lepas pantai Pulau Kharg Iran, terminal ekspor minyak utama bagi Republik Islam Iran.
Belum jelas apa penyebab tumpahan tersebut, yang berada di lepas pantai barat pulau dan tampaknya meliputi lebih dari 20 mil persegi (52 kilometer persegi), menurut pemantau global Orbital EOS.
Sebuah organisasi non-pemerintah yang berbasis di Inggris, Conflict and Environment Observatory, mengatakan kepada AFP bahwa pada hari Sabtu tumpahan tersebut "jauh berkurang", dan mungkin disebabkan oleh kebocoran infrastruktur minyak.
Pulau Kharg merupakan jantung industri ekspor minyak Iran, tulang punggung perekonomiannya yang terpuruk, dan terletak di Teluk Persia jauh di utara Selat Hormuz yang sempit.
Setelah dimulainya perang pada 28 Februari, Iran sebagian besar menutup selat tersebut, menyebabkan kekacauan di pasar global dan menaikkan harga minyak.
AS kemudian memberlakukan blokade sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai tanggapan, dan Trump pekan ini menghentikan operasi Angkatan Laut AS yang berumur pendek—Project Freedom—untuk membuka kembali selat tersebut bagi pelayaran komersial.
Belum jelas apa penyebab tumpahan tersebut, yang berada di lepas pantai barat pulau dan tampaknya meliputi lebih dari 20 mil persegi (52 kilometer persegi), menurut pemantau global Orbital EOS.
Sebuah organisasi non-pemerintah yang berbasis di Inggris, Conflict and Environment Observatory, mengatakan kepada AFP bahwa pada hari Sabtu tumpahan tersebut "jauh berkurang", dan mungkin disebabkan oleh kebocoran infrastruktur minyak.
Pulau Kharg merupakan jantung industri ekspor minyak Iran, tulang punggung perekonomiannya yang terpuruk, dan terletak di Teluk Persia jauh di utara Selat Hormuz yang sempit.
Setelah dimulainya perang pada 28 Februari, Iran sebagian besar menutup selat tersebut, menyebabkan kekacauan di pasar global dan menaikkan harga minyak.
AS kemudian memberlakukan blokade sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai tanggapan, dan Trump pekan ini menghentikan operasi Angkatan Laut AS yang berumur pendek—Project Freedom—untuk membuka kembali selat tersebut bagi pelayaran komersial.
(mas)
Lihat Juga :