Susul Prancis, Inggris Kirim Kapal Perang untuk Bebaskan Selat Hormuz

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:43 WIB
loading...
Susul Prancis, Inggris...
Inggris mengirim kapal perang untuk bebaskan kapal-kapal pengiriman dari ancaman di Selat Hormuz. Prancis sudah lebih dulu mengirim kapal induk untuk misi tersebut. Foto/Al Arabiya English
A A A
LONDON - Inggris sedang bersiap untuk mengirim kapal perang ke Timur Tengah sebagai bagian dari misi internasional untukmembebaskankapal-kapal pengiriman dari ancaman di Selat Hormuz, jalur perairan yang sebagian besar telah ditutup Iran. Langkah London ini menyusul Prancis yang sedang mengirim kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle untuk misi tersebut.

“Penempatan awal HMS Dragon merupakan bagian dari perencanaan yang bijaksana yang akan memastikan bahwa Inggris siap, sebagai bagian dari koalisi multinasional yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis, untuk mengamankan selat tersebut, ketika kondisi memungkinkan,” kata Kementerian Pertahanan Inggris, melalui seorang juru bicaranya, kepada AFP, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga: Prancis Kerahkan Kapal Induk Nuklir untuk Bebaskan Selat Hormuz

Inggris dan Prancis mengatakan bulan lalu bahwa rencana militer untuk mengamankan Selat Hormuz sedang disusun dan akan berhasil memulihkan arus perdagangan melalui jalur vital tersebut.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan penempatan HMS Dragon akan memperkuat kepercayaan pelayaran komersial dan mendukung upaya pembersihan ranjau setelah permusuhan Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berakhir.

Pada pertemuan dua hari di London pada bulan April yang melibatkan lebih dari 44 negara, para perencana militer membahas hal-hal praktis dari misi multinasional yang dipimpin oleh Inggris dan Prancis untuk melindungi navigasi di jalur air utama tersebut.

Sekitar 40 negara diperkirakan telah setuju untuk berpartisipasi dalam rencana misi untuk membebaskan navigasi di Selat Hormuz.

Sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, sekitar seperlima minyak dunia dikirim melalui selat tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved