Pakar Ini Sebut Iran Lebih Sabar dan Berpengalaman dalam Negosiasi Dibandingkan AS
Sabtu, 09 Mei 2026 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Tim Iran, di sisi lain, jauh lebih berpengalaman dan sabar, percaya bahwa ini adalah proses negosiasi yang panjang dan rumit, katanya.
Sebelumnya, Hassan Rasouli, anggota Dewan Tertinggi Reformis Iran untuk Pembuatan Kebijakan, mengatakan kepada kantor berita resmi negara itu, IRNA, dalam sebuah wawancara bahwa upaya Presiden AS Trump untuk menciptakan perpecahan di antara para pejabat Iran adalah "perang psikologis".
Rasouli mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa, menurut pandangannya, dengan menanamkan perpecahan dan perselisihan di jajaran pejabat, pasukan AS-Israel "berusaha mencapai kemenangan tanpa menembakkan satu peluru pun".
Namun, ia menambahkan bahwa Teheran telah menampilkan "citra Iran yang koheren, bersatu, dan siap membela diri kepada dunia", di mana "para agresor belum mampu mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan."
Sebelumnya, Hassan Rasouli, anggota Dewan Tertinggi Reformis Iran untuk Pembuatan Kebijakan, mengatakan kepada kantor berita resmi negara itu, IRNA, dalam sebuah wawancara bahwa upaya Presiden AS Trump untuk menciptakan perpecahan di antara para pejabat Iran adalah "perang psikologis".
Rasouli mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa, menurut pandangannya, dengan menanamkan perpecahan dan perselisihan di jajaran pejabat, pasukan AS-Israel "berusaha mencapai kemenangan tanpa menembakkan satu peluru pun".
Namun, ia menambahkan bahwa Teheran telah menampilkan "citra Iran yang koheren, bersatu, dan siap membela diri kepada dunia", di mana "para agresor belum mampu mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan."
(ahm)
Lihat Juga :