Pakar Ini Sebut Iran Lebih Sabar dan Berpengalaman dalam Negosiasi Dibandingkan AS

Sabtu, 09 Mei 2026 - 18:20 WIB
loading...
Pakar Ini Sebut Iran...
Iran dinilai lebih sabar dan berpengalaman dan negosiasi. Foto/X
A A A
TEHERAN - Mohamad Elmasry, seorang profesor di Institut Doha, mengatakan penundaan Iran dalam menanggapi proposal AS untuk kesepakatan sementara guna mengakhiri konflik di Timur Tengah mungkin disebabkan oleh beberapa alasan.

“Salah satu kemungkinannya adalah Iran mencoba untuk memberikan kesan bahwa mereka mengendalikan situasi dan memiliki pengaruh lebih besar,” kata Elmasry, merujuk pada proposal untuk mengakhiri perang yang jawabannya masih ditunggu Washington dari Teheran pada hari Jumat.

“Kemungkinan lainnya adalah Iran menanggapi beberapa poin dalam proposal Amerika dengan sangat serius, perlu membahasnya, dan melakukan diskusi serta pertimbangan sebelum memberikan tanggapan,” katanya, dilansir Al Jazeera.

Elmasry juga mencatat bahwa AS tidak berpengalaman dalam pembicaraan diplomatik semacam itu, tidak sabar, dan menginginkan kesepakatan dilakukan dengan cepat, seperti yang terlihat dalam pernyataan Trump.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved