Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN

Jum'at, 08 Mei 2026 - 17:53 WIB
loading...
A A A
Baik China maupun Amerika Serikat beserta sekutunya mengadakan latihan militer di perairan tersebut beberapa hari sebelum KTT, menyoroti status rawan konflik di tengah klaim teritorial yang tumpang tindih dari berbagai negara.

ASEAN, yang memiliki kebijakan lama untuk tidak campur tangan dalam urusan anggotanya, telah menghadapi kritik karena kekuasaan dan pengaruhnya yang terbatas.

Setelah bentrokan perbatasan yang mematikan, Kamboja dan Thailand menandatangani kesepakatan damai di sela-sela KTT ASEAN Oktober lalu di Malaysia, dalam upacara yang dipimpin Presiden AS Donald Trump.

Meskipun ada kesepakatan tersebut, kedua negara kembali bentrok pada bulan Desember sebelum mencapai kesepakatan gencatan senjata kedua pada akhir bulan itu.

Menjelang pertemuan ASEAN, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet pada hari Kamis berjanji melanjutkan dialog dan mengizinkan tim pengamat mengakses perbatasan mereka, tetapi para pemimpin tidak mengumumkan penyelesaian sengketa yang telah berlangsung selama beberapa dekade tersebut.

Baca juga: Iran Tuding AS Langgar Gencatan Senjata dengan Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Ini 5 Gaji Para Pelatih...
Ini 5 Gaji Para Pelatih Timnas di Kawasan Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved