Iran: 3 Kapal Perang AS Kabur dari Selat Hormuz usai Diserang Rudal dan Drone besar-besaran

Jum'at, 08 Mei 2026 - 11:21 WIB
loading...
Iran: 3 Kapal Perang...
Angkatan Laut IRGC Iran menyatakan tiga kapal perang Amerika Serikat melarikan diri dari Selat Hormuz usai diserang rudal dan drone besar-besaran pada Kamis. Foto/BBC
A A A
TEHERAN - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan tiga kapal perang Amerika Serikat (AS) telah melarikan diri dari Selat Hormuz setelah menghadapi serangan rudal dan drone besar-besaran. Menurut IRGC, serangan tersebut juga menimbulkan kerusakan signifikan pada aset Angkatan Laut Amerika.

Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut IRGC mencatat bahwa operasi tersebut diluncurkan sebagai respons atas dua tindakan provokatif militer AS.

Baca Juga: Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Amerika Balas Bombardir Qeshm dan Bandar Abbas

Dua tindakan yang dimaksud adalah pelanggaran gencatan senjata yang melibatkan serangan terhadap kapal tanker minyak Iran di dekat pelabuhan Jask dan mendekatnya kapal-kapal perusak Angkatan Laut AS ke Selat Hormuz meskipun telah ada peringatan yang jelas.

"Pasukan Iran menanggapi petualangan militer AS dengan operasi gabungan yang sangat luas dan tepat sasaran," bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip dari IRIB News, Jumat (8/5/2026).

Operasi pembalasan tersebut melibatkan berbagai persenjataan canggih, termasuk rudal balistik anti-kapal, rudal jelajah anti-kapal, dan drone penghancur.

"Menghadapi daya tembak Iran yang dahsyat dan tepat sasaran, tiga kapal musuh yang agresif segera meninggalkan wilayah Selat Hormuz," lanjut pernyataan tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Ebrahim Zolfaghari mengatakan pasukan Iran memberikan tanggapan langsung terhadap serangkaian agresi militer AS di perairan strategis Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved