Rusia Isyaratkan Akan Unjuk Kekuatan Rudal Nuklir Jelang Parade Hari Kemenangan

Jum'at, 08 Mei 2026 - 10:23 WIB
loading...
A A A
Selama era Soviet, lebih dari 300 uji coba dilakukan di landasan ini. Sejak awal tahun 2000-an, Rusia telah menggunakan Kura dengan frekuensi yang semakin meningkat untuk memvalidasi sistem pengiriman nuklir modern. Ini termasuk ICBM berbasis darat RS-24 Yars, rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam R-29RMU Sineva, ICBM berat RS-28 Sarmat, dan SLBM Bulava, yang secara resmi diadopsi ke dalam layanan Angkatan Laut pada 7 Mei 2024.

Bulava saat ini ditempatkan di tujuh kapal selam nuklir di Armada Utara dan Armada Pasifik, masing-masing membawa 16 rudal. Pada April 2025, kapal selam kelas Yasen-M Krasnoyarsk menyerang target Kura dengan rudal jelajah Kalibr dari jarak lebih dari 1.100 kilometer.

Waktu dan Isyaratnya


Situs analisis pertahanan Ukraina, Militarnyi, menilai jendela waktu 6–10 Mei konsisten dengan upaya Kremlin untuk memberi isyarat bahwa setiap serangan Ukraina terhadap parade Hari Kemenangan Rusia akan membawa konsekuensi yang terkait dengan nuklir.

Parade di Lapangan Merah, yang biasanya diawasi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, jatuh pada 9 Mei—titik tengah "jendela penutupan".

Pengumuman ini sesuai dengan konteks yang lebih luas. Pada awal November 2025, Putin memerintahkan pemerintah dan badan keamanan untuk menyiapkan proposal kemungkinan uji coba senjata nuklir, langkah pertama sejak tahun 1990. Dia memperingatkan bahwa Rusia akan melanjutkan uji coba senjata nuklir jika negara lain melakukannya terlebih dahulu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved