Israel Bombardir Lebanon, Komandan Pasukan Elite Hizbullah Tewas
Kamis, 07 Mei 2026 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Beirut dan pinggiran selatannya telah terhindar dari serangan Israel sejak 8 April, setelah serangan besar-besaran di seluruh negeri mengakibatkan kematian lebih dari 350 orang.
Serangan terhadap komandan Pasukan Radwan Hizbullah terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ada "peluang yang sangat baik" untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran.
Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April, Israel telah berulang kali membombardir Lebanon, khususnya di selatan, dan Hizbullah membalas dengan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel.
Menurut laporan Reuters, serangan Israel tersebut adalah yang pertama sejak Tel Aviv menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah bulan lalu.
Saat Iran dan Amerika Serikat mengatakan mereka semakin dekat dengan kesepakatan untuk menghentikan konflik mereka, serangan tersebut mengancam gencatan senjata yang menghentikan serangan Israel di Beirut. Pasukan Israel tetap berada di daerah selatan Sungai Litani, dan serangan terus berlanjut di Lebanon selatan.
Serangan terhadap komandan Pasukan Radwan Hizbullah terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ada "peluang yang sangat baik" untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran.
Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April, Israel telah berulang kali membombardir Lebanon, khususnya di selatan, dan Hizbullah membalas dengan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel.
Menurut laporan Reuters, serangan Israel tersebut adalah yang pertama sejak Tel Aviv menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah bulan lalu.
Saat Iran dan Amerika Serikat mengatakan mereka semakin dekat dengan kesepakatan untuk menghentikan konflik mereka, serangan tersebut mengancam gencatan senjata yang menghentikan serangan Israel di Beirut. Pasukan Israel tetap berada di daerah selatan Sungai Litani, dan serangan terus berlanjut di Lebanon selatan.
(mas)
Lihat Juga :