Prancis Kerahkan Kapal Induk Nuklir untuk Bebaskan Selat Hormuz

Kamis, 07 Mei 2026 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Kementerian Pertahanan juga menekankan bahwa langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk campur tangan dalam perang AS-Israel terhadap Iran, tetapi untuk melindungi norma-norma internasional.

"Prancis, yang bukan pihak dalam perang tersebut, mematuhi hukum internasional dan menghormati semua kedaulatan," imbuh Kementerian Pertahanan. "Pemindahan kapal induk ini akan berkontribusi untuk meningkatkan beban kerja para pejabat perdagangan maritim."

Prancis, bersama dengan Inggris Raya, telah memimpin pembentukan badan konsultatif multinasional sejak berakhirnya perang untuk menjamin kebebasan navigasi Selat Hormuz sambil menjaga jarak tertentu dari tuntutan dukungan militer AS.

Seorang pejabat dari Istana Elysee atau Kantor Presiden Prancis menjelaskan, "Pengerahan ini sebagai tanda bahwa kami tidak hanya siap untuk menjaga Selat Hormuz tetap aman, tetapi juga mampu melakukannya."

Prancis menyatakan bahwa masalah Selat Hormuz harus dipisahkan dari agenda negosiasi AS dan Iran karena masalah tersebut merupakan kepentingan bersama semua pihak.

"Kita dapat mengizinkan Iran untuk melewati kapal tanker minyaknya melalui Selat Hormuz," katanya, mendesak AS untuk berpartisipasi dalam negosiasi tentang isu-isu kunci yang dibutuhkan oleh AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Netizen Heboh! Trump...
Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki
Rekomendasi
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved