AS Usulkan Resolusi PBB tentang Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 - 16:20 WIB
loading...
AS Usulkan Resolusi...
Pemandangan kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata sementara selama dua pekan yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman pada 8 April 2026. Foto/Shady Alassar/Anadolu
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengusulkan resolusi Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa (5/5/2026) untuk membela kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Resolusi itu diharapkan dapat mengatasi kebuntuan dalam negosiasi terkait selat tersebut.

“Atas arahan Presiden Trump, Amerika Serikat, bersama Bahrain dan mitra Teluk kami, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Qatar, menyusun Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk membela kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Rubio mengatakan langkah ini diambil karena “Republik Islam Iran terus menyandera ekonomi dunia dengan upayanya untuk menutup Selat Hormuz, ancaman untuk menyerang kapal di Selat tersebut, peletakan ranjau laut yang membahayakan pelayaran, dan upaya untuk memungut biaya tol untuk jalur air terpenting di dunia.”

“Rancangan resolusi tersebut mengharuskan Iran menghentikan serangan, penambangan, dan pemungutan tol,” kata Rubio.
Dia menambahkan resolusi tersebut “menuntut agar Iran mengungkapkan jumlah dan lokasi ranjau laut yang telah diletakkannya dan bekerja sama dengan upaya menyingkirkannya, sambil juga mendukung pembentukan koridor kemanusiaan.”

“Amerika Serikat berharap resolusi ini akan dipertimbangkan dalam beberapa hari mendatang dan mendapatkan dukungan dari anggota Dewan Keamanan dan basis pendukung yang luas,” tambahnya.

Ketegangan regional telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Teheran dan gangguan di Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang ditetapkan.

Sejak 13 April, AS telah memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di jalur perairan strategis tersebut.

Baca juga: Iran Tidak Akan Mentolerir UEA Jadi Proksi Israel di Teluk
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved