AS Hentikan Project Freedom, Iran Klaim Raih Kemenangan

Rabu, 06 Mei 2026 - 09:12 WIB
loading...
AS Hentikan Project...
AS hentikan project freedom, Iran klaim raih kemenangan. Foto/X/CENTCOM
A A A
TEHERAN - Operasi AS memandu kapal yang terdampar melalui Selat Hormuz atau dikenal dengan Project Freedom atau Proyek Kebebasan akan dihentikan sementara untuk "jangka waktu singkat". Itu ditegaskan Presiden Donald Trump.

Trump mengatakan bahwa "Proyek Kebebasan", yang dimulai sehari sebelumnya, akan dihentikan atas "kesepakatan bersama" karena "Kemajuan Besar" telah dicapai menuju kesepakatan dengan Iran.

Media pemerintah Iran menyebutnya sebagai kemenangan, mengatakan penghentian sementara tersebut menunjukkan bahwa Trump "mundur" setelah "kegagalan terus-menerus" untuk membuka kembali jalur air vital tersebut untuk pelayaran global.

Pengumuman presiden AS tersebut datang ketika Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan bahwa serangan awal AS-Israel di Iran - Operasi Epic Fury - telah berakhir setelah mencapai tujuannya.



Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengatakan bahwa ia telah membuat keputusan tersebut "berdasarkan permintaan Pakistan", yang telah bertindak sebagai perantara antara AS dan Iran. Ia menambahkan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku.

Pengumuman Trump mungkin mengejutkan sebagian orang. Hal ini melemahkan pesan yang disampaikan Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine selama sehari terakhir—yang semuanya berjanji bahwa operasi tersebut akan memastikan kebebasan navigasi dan perdagangan di Selat Hormuz dan Teluk Persia.

"Kami lebih memilih jalan perdamaian. Yang lebih disukai Presiden [Donald Trump] adalah kesepakatan," kata Rubio kepada wartawan pada hari Selasa, dilansir BBC.

Apa yang akan terjadi selanjutnya masih belum jelas. Pemerintah telah menekankan bahwa Proyek Kebebasan adalah kampanye yang "terpisah dan berbeda" dari blokade, yang dimaksudkan untuk menekan Iran secara ekonomi.

Proyek Kebebasan dimaksudkan untuk membantu memulihkan aliran minyak dari kawasan tersebut dan kembalinya ekonomi global ke keadaan normal dengan memandu kapal-kapal yang terdampar keluar dari Teluk melalui jalur air yang sebagian besar tertutup. Namun, jika selama "jeda" tersebut, perusahaan pelayaran global dan perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan mereka terhambat oleh campur tangan Iran, akan sulit bagi Trump untuk mengklaim bahwa tujuan tersebut telah tercapai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved