Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya

Selasa, 05 Mei 2026 - 12:29 WIB
loading...
A A A
Polisi menghabiskan empat hari menerbangkan drone di atas buaya pemakan manusia itu sebelum memastikan bahwa satwa tersebut adalah "tersangka utama".

"Selain perutnya yang sangat penuh," kata Potgieter. "Buaya itu tidak bergerak atau mencoba menyelinap ke sungai meskipun ada suara drone dan helikopter," katanya lagi.

Pihak berwenang kemudian menyimpulkan bahwa satwa itu baru saja makan.

Rekaman yang luar biasa itu menangkap seluruh operasi. Kapten Potgieter diturunkan dari helikopter SANParks ke perairan yang dipenuhi buaya, di mana dia mengikatkan tali di sekitar buaya yang telah disuntik mati tepat di bawah kepalanya. Saat helikopter mengangkat kapten dan reptil tersebut, si buaya mulai berputar dan meronta-ronta di tali, berputar perlahan di udara saat mereka naik di atas puncak pohon.

Buaya itu dipindahkan ke tempat terbuka di mana tim gabungan beberapa instansi, termasuk SAPS Search and Rescue, NatJoint, SANParks, EMS dan Securecon, memulai pemeriksaan mereka. "Sisa-sisa tubuh manusia ditemukan di dalam usus buaya," kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Kisah Penipu Paling...
Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri
Pecah Rekor, Berlian...
Pecah Rekor, Berlian Langka Ocean Dream Terjual Rp302,7 Miliar
Anggota BRICS Saling...
Anggota BRICS Saling Gebuk, Afrika Selatan Siap Kerek Tarif 50% untuk China dan India
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved