Dibantu Sistem Pertahanan Udara Israel, UEA Cegat 19 Rudal dan Drone Iran
Selasa, 05 Mei 2026 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, UKMTO juga mengatakan sebuah kapal kargo melaporkan kebakaran di ruang mesinnya saat berada 36 mil laut di utara Dubai, dengan penyebab kebakaran yang tidak diketahui. Semua awak kapal "selamat dan terdata."
Dalam laporan terpisah, UKMTO mengatakan telah menerima informasi dari pihak ketiga bahwa sebuah kapal terbakar 14 mil laut di sebelah barat Mina Saqr, juga di UEA, dan meminta kapal-kapal di dekatnya untuk menjaga jarak aman. Penyebab kebakaran tersebut belum diverifikasi, kata UKMTO.
Kemudian, Uni Emirat Arab mengutuk serangan Iran yang "berbahaya" yang menargetkan situs dan fasilitas sipil di negara itu menggunakan rudal dan drone, dan mengatakan tiga warga negara India terluka.
Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa serangan tersebut merupakan "eskalasi berbahaya," "pelanggaran yang tidak dapat diterima," dan ancaman langsung terhadap keamanan, stabilitas, dan keselamatan teritorial emirat, menambahkan bahwa serangan tersebut melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.
UEA menyatakan bahwa mereka “tidak akan berpuas diri” dalam melindungi keamanan dan kedaulatannya dalam keadaan apa pun, dan bahwa mereka berhak sepenuhnya untuk merespons sesuai dengan hukum internasional guna melindungi kedaulatan, keamanan nasional, dan keselamatan wilayah, warga negara, penduduk, dan pengunjungnya.
Pernyataan itu juga mengecam penargetan warga sipil dan objek sipil sebagai tindakan yang tidak dapat diterima “menurut semua standar hukum dan kemanusiaan.” Mereka menyerukan penghentian segera serangan dan kepatuhan penuh terhadap penghentian permusuhan. UEA mengatakan Iran memikul tanggung jawab penuh atas serangan dan konsekuensinya.
Dalam laporan terpisah, UKMTO mengatakan telah menerima informasi dari pihak ketiga bahwa sebuah kapal terbakar 14 mil laut di sebelah barat Mina Saqr, juga di UEA, dan meminta kapal-kapal di dekatnya untuk menjaga jarak aman. Penyebab kebakaran tersebut belum diverifikasi, kata UKMTO.
Kemudian, Uni Emirat Arab mengutuk serangan Iran yang "berbahaya" yang menargetkan situs dan fasilitas sipil di negara itu menggunakan rudal dan drone, dan mengatakan tiga warga negara India terluka.
Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa serangan tersebut merupakan "eskalasi berbahaya," "pelanggaran yang tidak dapat diterima," dan ancaman langsung terhadap keamanan, stabilitas, dan keselamatan teritorial emirat, menambahkan bahwa serangan tersebut melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.
UEA menyatakan bahwa mereka “tidak akan berpuas diri” dalam melindungi keamanan dan kedaulatannya dalam keadaan apa pun, dan bahwa mereka berhak sepenuhnya untuk merespons sesuai dengan hukum internasional guna melindungi kedaulatan, keamanan nasional, dan keselamatan wilayah, warga negara, penduduk, dan pengunjungnya.
Pernyataan itu juga mengecam penargetan warga sipil dan objek sipil sebagai tindakan yang tidak dapat diterima “menurut semua standar hukum dan kemanusiaan.” Mereka menyerukan penghentian segera serangan dan kepatuhan penuh terhadap penghentian permusuhan. UEA mengatakan Iran memikul tanggung jawab penuh atas serangan dan konsekuensinya.
(ahm)
Lihat Juga :