FBI Temukan Surat Beracun yang Dikirim ke Gedung Putih

Minggu, 20 September 2020 - 08:59 WIB
loading...
FBI Temukan Surat Beracun...
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) menuturkan, FBI berhasil menemukan sebuah surat yang dikirim dari Kanada ke Gedung Putih yang berisi ricin, salah satu racun mematikan. Foto/REUTERS
A A A
ONTARIO - Royal Canadian Mounted Police (RCMP) menuturkan, FBI berhasil menemukan sebuah surat yang dikirim dari Kanada ke Gedung Putih yang berisi ricin, salah satu racun mematikan. Surat itu ditemukan di pusat surat pemerintah Amerika Serikat (AS) sebelum tiba di Gedung Putih.

Seorang juru bicara RCMP mengatakan bahwa pihaknya telah menerima permintaan bantuan dari FBI sehubungan dengan surat mencurigakan yang dikirim ke Gedung Putih. ( Baca juga: Rusia dan Amerika Serikat Berebut Kuasai Planet Venus )

"FBI melakukan analisis terhadap zat yang ditemukan di amplop. Laporan ini menunjukkan adanya risin, zat beracun," kata RCMP, seperti dilansir Reuters pada Minggu (20/9/2020).

RCMP mengatakan bekerja dengan FBI tetapi menolak untuk membahas rincian lebih lanjut. ( Baca juga: Biden Kritik Kebijakan Ekonomi Trump, 4 Negara Bagian AS Mulai Pemilu )

Ditanya tentang laporan tersebut, FBI mengatakan bahwa mereka dan Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) dan mitra Layanan Inspeksi Pos AS sedang menyelidiki surat mencurigakan yang diterima di fasilitas surat pemerintah AS. "Saat ini, tidak ada ancaman yang diketahui terhadap keselamatan publik," kata FBI.

Ricin ditemukan secara alami dalam biji jarak, tetapi dibutuhkan proses lebih lanjut untuk mengubahnya menjadi senjata biologis. Ricin dapat menyebabkan kematian dalam waktu 36 hingga 72 jam dan sejauh ini belum ditemukan penawarnya.

Ada banyak insiden yang melibatkan surat dengan ricin yang dikirimkan kepada pejabat AS. Pada Mei 2014, seorang pria asal Mississippi, James Everett Dutschke, dijatuhi hukuman 25 tahun penjara setelah mengaku bersalah mengirim surat dengan zat mematikan kepada Barack Obama, serta senator AS dan hakim negara bagian.

Pada Juli 2014, seorang aktor asal Texas dijatuhi hukuman 18 tahun karena mengirimkan surat berisi ricin kepada Obama dan mantan Wali Kota New York, Michael Bloomberg.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Presiden Iran Dikabarkan...
Presiden Iran Dikabarkan Mundur karena Konflik dengan IRGC, Begini Faktanya!
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Berita Terkini
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved