FBI Temukan Surat Beracun yang Dikirim ke Gedung Putih

loading...
FBI Temukan Surat Beracun yang Dikirim ke Gedung Putih
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) menuturkan, FBI berhasil menemukan sebuah surat yang dikirim dari Kanada ke Gedung Putih yang berisi ricin, salah satu racun mematikan. Foto/REUTERS
A+ A-
ONTARIO - Royal Canadian Mounted Police (RCMP) menuturkan, FBI berhasil menemukan sebuah surat yang dikirim dari Kanada ke Gedung Putih yang berisi ricin, salah satu racun mematikan. Surat itu ditemukan di pusat surat pemerintah Amerika Serikat (AS) sebelum tiba di Gedung Putih.

Seorang juru bicara RCMP mengatakan bahwa pihaknya telah menerima permintaan bantuan dari FBI sehubungan dengan surat mencurigakan yang dikirim ke Gedung Putih. (Baca juga: Rusia dan Amerika Serikat Berebut Kuasai Planet Venus)

"FBI melakukan analisis terhadap zat yang ditemukan di amplop. Laporan ini menunjukkan adanya risin, zat beracun," kata RCMP, seperti dilansir Reuters pada Minggu (20/9/2020).

RCMP mengatakan bekerja dengan FBI tetapi menolak untuk membahas rincian lebih lanjut. (Baca juga: Biden Kritik Kebijakan Ekonomi Trump, 4 Negara Bagian AS Mulai Pemilu)



Ditanya tentang laporan tersebut, FBI mengatakan bahwa mereka dan Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) dan mitra Layanan Inspeksi Pos AS sedang menyelidiki surat mencurigakan yang diterima di fasilitas surat pemerintah AS. "Saat ini, tidak ada ancaman yang diketahui terhadap keselamatan publik," kata FBI.

Ricin ditemukan secara alami dalam biji jarak, tetapi dibutuhkan proses lebih lanjut untuk mengubahnya menjadi senjata biologis. Ricin dapat menyebabkan kematian dalam waktu 36 hingga 72 jam dan sejauh ini belum ditemukan penawarnya.

Ada banyak insiden yang melibatkan surat dengan ricin yang dikirimkan kepada pejabat AS. Pada Mei 2014, seorang pria asal Mississippi, James Everett Dutschke, dijatuhi hukuman 25 tahun penjara setelah mengaku bersalah mengirim surat dengan zat mematikan kepada Barack Obama, serta senator AS dan hakim negara bagian.



Pada Juli 2014, seorang aktor asal Texas dijatuhi hukuman 18 tahun karena mengirimkan surat berisi ricin kepada Obama dan mantan Wali Kota New York, Michael Bloomberg.
(esn)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top