Imbas Perang Iran, Israel Beli Lagi Jet Tempur Siluman F-35 hingga Miliki 100 Unit

Senin, 04 Mei 2026 - 08:23 WIB
loading...
Imbas Perang Iran, Israel...
Israel membeli lagi jet tempur siluman F-35 dari AS, sehingga jumlah yang dimiliki akan mencapai 100 unit. Foto/Lockheed Martin
A A A
TEL AVIV - Israel mengumumkan keputusan besar untuk membeli lagi jet tempur siluman F-35 dan F-15 dari Amerika Serikat (AS) telah disetujui. Langkah ini akan menggandakan jumlah armada F-35-nya dari 50 menjadi 100 unit dan armada F-15IA dari 25 menjadi 50 unit.

Menurut laporan Jerusalem Post, Senin (4/5/2026), keputusan ini mencerminkan dunia pasca-7 Oktober: Israel akan meningkatkan pengeluaran pertahanan selama 10 tahun ke depan sebesar NIS 350 miliar, di samping pengeluaran pertahanan tahunan yang telah meningkat dari NIS 100 miliar menjadi hampir NIS 150 miliar.

Baca Juga: Inilah Product 358, Rudal Murah Iran yang Tembak Jet Tempur Siluman F-35 AS

Jika sebelum 7 Oktober dan bahkan di tengah perang terdapat perdebatan sengit tentang apakah dana militer Israel yang terbatas harus dialokasikan untuk meningkatkan armada F-35 atau armada F-15IA baru, setelah dua perang melawan Iran, di mana militer Israel (IDF) banyak menggunakan F-35 yang sudah ada dan F-15 yang lebih tua, rezim Zionis memutuskan untuk meningkatkan anggaran secara besar-besaran untuk membeli keduanya.

Karena biaya yang sangat mahal dari masing-masing pesawat ini, skenario seperti itu bahkan belum pernah terbayangkan dalam beberapa waktu terakhir.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Pertahanan pada hari Minggu mengatakan bahwa Komite Menteri untuk Pengadaan berencana untuk secara bersamaan mengakuisisi dua skuadron pesawat tempur baru: skuadron F-35 keempat dari Lockheed Martin dan skuadron F-15IA kedua dari Boeing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved