4 Kelebihan Rudal Hipersonik Dark Eagle yang Akan Digunakan Pada Perang Iran Jilid II

Minggu, 03 Mei 2026 - 17:25 WIB
loading...
A A A
"Saya pikir pengerahan Dark Eagle sedikit seperti teater pertempuran," kata Bryan Clark, peneliti senior di Hudson Institute, sebuah lembaga think tank di Washington, kepada Newsweek. "Angkatan Darat ingin kesempatan untuk mendemonstrasikannya dalam lingkungan pertempuran, meskipun melawan pihak yang kurang dilengkapi." musuh."

Dua bulan setelah meluncurkan operasi gabungan dengan Israel melawan Iran, Trump memperpanjang gencatan senjata karena Teheran bersikeras akan mempertahankan kendali atas pengiriman melalui Selat Hormuz dan mempertahankan kemampuan nuklir dan rudalnya.

4 Kelebihan Rudal Hipersonik Dark Eagle yang Akan Digunakan Pada Perang Iran Jilid II

1. Daya Jelajahnya hingga 30 Mil

Jika disetujui, Dark Eagle akan menandai penyebaran pertama senjata hipersonik AS. Senjata jarak jauh ini, yang terdaftar sebagai sedang dalam pengembangan dan belum beroperasi, akan mampu menargetkan peluncur rudal Iran yang diduga telah dipindahkan di luar jangkauan sistem AS yang ada.

Itu termasuk Rudal Serangan Presisi (PrSM) Angkatan Darat AS, yang dapat menyerang target lebih dari 300 mil jauhnya, menurut Bloomberg. Secara resmi disebut sebagai Senjata Hipersonik Jarak Jauh (LRHW), rudal Dark Eagle berharga sekitarUSD15 juta per unit, dengan beberapa perkiraan menempatkan harga jauh lebih tinggi.

Satu baterai, yang mencakup peluncur dan peralatan pendukung, dikatakan berharga sekitar USD2,7 miliar, menurut Army Recognition, sebuah situs web militer. Rudal tersebut diuji coba diluncurkan di Florida pada April 2025. Layanan Penelitian Kongres (CRS) mengatakan pada saat itu bahwa setiap unit rudal Dark Eagle akan terdiri dari empat peluncur yang dipersenjatai dengan delapan rudal.

2. Menggunakan Bahan Bakar Padat

Sistem LRHW memiliki peluncur bergerak, pendorong bahan bakar padat, dan badan luncur hipersonik, kata Army Recognition. Lockheed Martin adalah kontraktor utama yang mengintegrasikan sistem tersebut, sementara Sandia National Laboratories bekerja sama dengan Angkatan Laut pada badan luncurnya dan Aerojet Rocketdyne menyediakan propulsi.

Peluncur dipasang pada trailer M870 yang ditarik oleh Truk Taktis Mobilitas Berat yang Diperluas. (HEMTT) truk. Setiap peluncur membawa dua rudal. Rudal tersebut menggunakan pendorong dua tahap untuk mencapai kecepatan hipersonik sebelum melepaskan C-HGB (Common-Hypersonic Glide Body).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved