Eks Diplomat UEA: Lebih Banyak Negara Sangat Mungkin Tinggalkan OPEC

Rabu, 29 April 2026 - 18:30 WIB
loading...
Eks Diplomat UEA: Lebih...
Mantan diplomat UEA untuk PBB dan Organisasi Perdagangan Dunia, Obaid Ahmed Al-Zaabi (kanan). Foto/rt
A A A
DUBAI - Lebih banyak negara “sangat mungkin” akan menarik diri dari OPEC menyusul keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk meninggalkan kelompok tersebut. Prediksi itu diungkap mantan diplomat UEA untuk PBB dan Organisasi Perdagangan Dunia, Obaid Ahmed Al-Zaabi, kepada RT.

Negara Teluk tersebut mengumumkan niatnya meninggalkan kartel dan OPEC+ yang lebih luas, yang menyatukan anggota OPEC dan negara-negara penghasil minyak utama lainnya, pada hari Selasa. Penarikan diri tersebut akan mulai berlaku pada 1 Mei.

Keputusan UEA telah “lama dinantikan,” kata Al-Zaabi, dengan alasan negara tersebut telah “secara substansial” membatasi produksinya sementara banyak anggota kelompok lainnya telah dibatasi oleh kapasitas produksi mereka.

“UEA tidak lagi sepenuhnya bergantung pada minyak dan hidrokarbon, dan ekonomi kita sangat berinvestasi di seluruh dunia. Organisasi OPEC bertindak sebagai pajak atas produktivitas global, dan sekarang kepentingan kita adalah melihat dunia seproduktif mungkin. Selain itu, UEA paling banyak mengeluarkan biaya untuk memaksakan keanggotaan OPEC,” demikian argumen mantan diplomat tersebut.

Pada saat yang sama, Al-Zaabi menyatakan penarikan diri lebih didorong oleh “realitas geopolitik lainnya” daripada minyak itu sendiri, menyalahkan tindakan pembalasan Iran terhadap negara-negara tetangganya di Teluk setelah serangan AS-Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved