2 Eks PM Israel Bersatu Melawan Netanyahu pada Pemilu Tahun Ini

Selasa, 28 April 2026 - 14:36 WIB
loading...
2 Eks PM Israel Bersatu...
Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett dan Yair Lapid. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett dan Yair Lapid telah membentuk partai gabungan dalam upaya menggulingkan pemerintahan Benjamin Netanyahu dalam pemilihan umum akhir tahun ini. Langkah ini diambil seiring meningkatnya kritik terhadap pemerintah Israel.

Bennett yang berhaluan kanan dan Lapid yang berhaluan tengah pada hari Minggu mengkonfirmasi penggabungan partai mereka, Bennett 2026 dan Yesh Atid, menjadi satu daftar tunggal berjudul ‘Bersama, Dipimpin oleh Bennett’, yang mereka gambarkan sebagai upaya untuk mengkonsolidasikan oposisi dan meningkatkan peluangnya dalam pemilihan, yang harus diadakan paling lambat akhir Oktober.

Bennett mengatakan kepada wartawan bahwa bergabungnya mereka adalah “tindakan paling Zionis dan patriotik yang pernah kami lakukan, demi negara kami.” Dia menambahkan, “Era perpecahan telah berakhir.”

Lapid mengatakan, “Kami berdiri di sini bersama demi anak-anak kami. Negara Israel harus mengubah arah.”

Secara luas dipandang sebagai saingan politik Netanyahu yang paling tangguh, keduanya pernah bergabung sebelumnya, mengakhiri masa jabatan Netanyahu selama 12 tahun setelah pemilihan 2021 dengan membentuk "pemerintahan perubahan" yang berumur pendek, koalisi yang mencakup partai-partai sayap kanan, tengah, dan kiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Terungkap, PM Israel...
Terungkap, PM Israel Benjamin Netanyahu Pernah Dipukul Putranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved