Sekutu AS Desak Dunia Menindak Program Nuklir Korut, Sebut Ancaman Paling Mendesak

Selasa, 28 April 2026 - 13:07 WIB
loading...
Sekutu AS Desak Dunia...
Korea Selatan desak dunia internasional menindak program nuklir Korea Utara, menyebutnya sebagai ancaman paling mendesak. Foto/KCNA
A A A
NEW YORK - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) telah mendesak dunia internasional bertindak cepat terhadap program nuklir Korea Utara (Korut). Sekutu Amerika Serikat (AS) itu menyebutnya sebagai ancaman paling mendesak bagi sistem nonproliferasi global.

Kepala Divisi Urusan Luar Negeri dan Intelijen Strategis Kementerian Luar Negeri Korsel, Jeong Yeon-doo menyampaikan pernyataan tersebut selama konferensi tentang Nuclear Nonproliferation Treaty (NPT) di New York. Dia menekankan bahwa Pyongyang tetap menjadi tantangan unik setelah menarik diri dari perjanjian tersebut dan melanjutkan pengembangan senjata nuklirnya.

Baca Juga: Dunia Terlalu Fokus ke Perang Iran, Korea Utara Terus Kembangkan Bom Nuklir Tak Tertandingi

"Korea Utara adalah satu-satunya kasus yang telah mendapat manfaat dari rezim NPT, mengumumkan penarikan diri, dan secara terbuka melanjutkan pengembangan senjata nuklir, sehingga tetap menjadi tantangan paling mendesak bagi rezim nonproliferasi," kata Jeong, seperti dikutip dari Yonhap, Selasa (28/4/2026).

Dia mendesak komunitas internasional untuk menyampaikan pesan yang terpadu bahwa keamanan dan masa depan ekonomi Korea Utara bergantung pada kembalinya ke kerangka perjanjian.

Jeong juga meminta Rusia untuk menghentikan kerja sama militer dengan Pyongyang, memperingatkan bahwa hubungan tersebut merusak resolusi Dewan Keamanan PBB dan rezim nonproliferasi yang lebih luas.

NPT, yang berlaku sejak tahun 1970, adalah perjanjian global penting yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan mempromosikan energi nuklir untuk tujuan damai, dengan konferensi peninjauan yang diadakan setiap lima tahun untuk menilai kepatuhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved