Iran Ajukan Kerangka Kerja yang Bisa Diterapkan untuk Akhiri Perang
Minggu, 26 April 2026 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu mengatakan bahwa ia telah membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Pakistan oleh utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner.
“Saya sudah memberi tahu orang-orang saya beberapa waktu lalu bahwa mereka akan segera pergi, dan saya berkata, ‘Tidak, kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita punya semua kartu. Mereka bisa menghubungi kita kapan saja, tetapi kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam lagi hanya untuk duduk dan membicarakan hal-hal yang tidak penting’,” kata Trump kepada Fox News melalui telepon.
Iran menolak untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan AS dan mengatakan bahwa pengamatan akan disampaikan kepada Pakistan.
“Saya sudah memberi tahu orang-orang saya beberapa waktu lalu bahwa mereka akan segera pergi, dan saya berkata, ‘Tidak, kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita punya semua kartu. Mereka bisa menghubungi kita kapan saja, tetapi kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam lagi hanya untuk duduk dan membicarakan hal-hal yang tidak penting’,” kata Trump kepada Fox News melalui telepon.
Iran menolak untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan AS dan mengatakan bahwa pengamatan akan disampaikan kepada Pakistan.
6 Poin Perbedaan Perundingan AS dan Iran
1. Program nuklir Iran
AS ingin Iran menghentikan program nuklirnya sepenuhnya, tetapi Teheran mengatakan bahwa pembatasan semacam itu harus untuk jangka waktu terbatas.2. Persediaan uranium Iran
Trump mengatakan AS ingin mengambil alih persediaan uranium yang diperkaya tinggi milik Iran sebanyak 400 kg (880 lbs). Teheran telah menolak permintaan tersebut.3. Selat Hormuz
Iran bersikeras akan mempertahankan pembatasan pengiriman di jalur air tersebut sampai AS mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Namun Trump mengatakan blokade akan tetap berlaku sampai kesepakatan tercapai.4. Aset yang dibekukan
Para pejabat Iran menuntut pencabutan sanksi dan pencairan aset senilai $20 miliar sebagai bagian dari kesepakatan yang langgeng.5. Ganti rugi perang
Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel, yang berjumlah sekitar USD270 miliar.(ahm)
Lihat Juga :