3 Motif Cole Tomas Allen Ingin Membunuh Donald Trump, Salah Satunya Menciptakan Tragedi Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 15:19 WIB
loading...
3 Motif Cole Tomas Allen...
Cole Tomas Allen Ingin Membunuh Donald Trump karena ingin menciptakan tragedi nasional. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Cole Tomas Allen, 31, terduga pelaku penembakan di acara White House Correspondents' Dinner. Pria berusia 31 tahun itu dilaporkan berasal dari Torrance, California - di pinggiran barat daya Los Angeles.

CBS News, mitra BBC di AS, mengatakan Allen bekerja sebagai tutor di Torrance setelah lulus dari California Institute of Technology yang sangat terkenal. Polisi mengatakan dia adalah tamu di hotel Washington Hilton, tempat acara makan malam berlangsung, dan membawa beberapa senjata - termasuk pistol dan pisau.

Allen sedang menjalani perawatan di rumah sakit setelah kejadian tersebut. Dia diperkirakan akan didakwa secara resmi pada hari Senin.

3 Motif Cole Tomas Allen Ingin Membunuh Donald Trump, Salah Satunya Menciptakan Tragedi Nasional

1. Menciptakan Tragedi Nasional

Secret Service atau Dinas Rahasia AS, yang berhasil menangkap tersangka yang melepaskan tembakan di sebuah makan malam yang dihadiri oleh Presiden Donald Trump tadi malam.

"Malam ini, seorang pengecut mencoba menciptakan tragedi nasional. Dia meremehkan kemampuan perlindungan Dinas Rahasia AS, dan dihentikan pada kontak pertama," demikian bunyi pernyataan dari Wakil Direktur Matthew Quinn, dilansir BBC.

"Kekuatan postur keamanan berlapis kami terbukti," kata Quinn, yang mencatat bahwa masih ada "berbagai tindakan penanggulangan yang akan dilakukan".

Dia menambahkan: "Bersyukur atas keberanian para pria dan wanita dari Dinas Rahasia dan mitra penegak hukum kami yang berharga."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved