Trump: Tak Ada Jangka Waktu untuk Akhiri Perang AS-Israel vs Iran!
Kamis, 23 April 2026 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Trump mungkin akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama tiga hingga lima hari lagi, menurut laporan Axios yang mengutip tiga pejabat AS.
Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Ahmad Vahidi dan para wakilnya telah menolak sebagian besar dari apa yang telah dibahas oleh para negosiator Iran sendiri selama putaran pertama perundingan AS-Iran di Pakistan awal bulan ini.
Pada hari Rabu, Trump juga mengatakan kepada New York Post bahwa mungkin perundingan damai baru antara Amerika Serikat dan Iran dapat berlangsung paling cepat hari Jumat.
"Sumber-sumber di Islamabad memuji upaya mediasi positif dengan Teheran, memperbarui kemungkinan perundingan damai lebih lanjut dalam 36 hingga 72 jam ke depan," tulis New York Post dalam laporannya.
Ketika ditanya tentang kemungkinan terobosan ini, Trump mengatakan dalam pesan teks: "Itu mungkin!"
Tasnim News, yang berbasis di Iran, mengatakan Republik Islam Iran belum secara resmi menanggapi klaim perpanjangan gencatan senjata. "Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun yang mengonfirmasi persetujuannya untuk memperpanjang gencatan senjata, meskipun ada laporan yang belum diverifikasi yang beredar di beberapa media," tulis media itu di platform media sosial X.
Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Ahmad Vahidi dan para wakilnya telah menolak sebagian besar dari apa yang telah dibahas oleh para negosiator Iran sendiri selama putaran pertama perundingan AS-Iran di Pakistan awal bulan ini.
Pada hari Rabu, Trump juga mengatakan kepada New York Post bahwa mungkin perundingan damai baru antara Amerika Serikat dan Iran dapat berlangsung paling cepat hari Jumat.
"Sumber-sumber di Islamabad memuji upaya mediasi positif dengan Teheran, memperbarui kemungkinan perundingan damai lebih lanjut dalam 36 hingga 72 jam ke depan," tulis New York Post dalam laporannya.
Ketika ditanya tentang kemungkinan terobosan ini, Trump mengatakan dalam pesan teks: "Itu mungkin!"
Tasnim News, yang berbasis di Iran, mengatakan Republik Islam Iran belum secara resmi menanggapi klaim perpanjangan gencatan senjata. "Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun yang mengonfirmasi persetujuannya untuk memperpanjang gencatan senjata, meskipun ada laporan yang belum diverifikasi yang beredar di beberapa media," tulis media itu di platform media sosial X.
Lihat Juga :