Trump Berulang Kali Klaim Menang Telak dalam Perang Iran, Ini 5 Alasannya

Selasa, 21 April 2026 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Baru-baru ini, Gedung Putih di masa jabatan keduanya menandai tahun pertamanya kembali menjabat dengan mencantumkan "365 kemenangan" selama jumlah hari yang sama. Itu termasuk beberapa klaim yang berulang dan dilebih-lebihkan serta menggembar-gemborkan kenaikan pasar saham, penurunan harga bensin, dan penciptaan lapangan kerja yang kuat yang sebagian besar tidak lagi benar sejak perang Iran dimulai.

Juru bicara Gedung Putih Davis Ingle mengatakan Trump "dengan bangga memproyeksikan kehebatan negara kita yang tak tertandingi secara konsisten dalam komentar publiknya."

5. Trump Ingin Selalu Jadi Pemenang

John Bolton adalah salah satu penasihat keamanan nasional Trump pada masa jabatan pertamanya dan pendukung awal serangan AS dan Israel terhadap Iran. Namun, ia mengatakan bahwa deklarasi kemenangan Trump atas Iran selalu "sudah pasti" terlepas dari hasil sebenarnya.

"Baginya, dunia terbagi menjadi pemenang dan pecundang," kata Bolton. "Dan dia selalu menjadi pemenang."

Pada tahun 1973, otoritas federal menggugat Trump dan ayahnya, dengan tuduhan diskriminasi rasial dalam penyewaan apartemen yang dibangun perusahaan mereka di Brooklyn dan Queens, dua wilayah di New York City. Yang mendorong Trump untuk mengajukan gugatan balik adalah Roy Cohn, pengacara terkenal yang secara agresif mempromosikan sidang "ketakutan merah" anti-komunis Senator Joseph McCarthy pada tahun 1950-an.

Kasus tersebut diselesaikan setelah kedua belah pihak menandatangani perjanjian dua tahun kemudian yang melarang Trump untuk "mendiskriminasi siapa pun." Presiden Republikan masa depan itu mengatakan itu adalah sebuah kemenangan, mencatat bahwa tidak ada pengakuan bersalah — meskipun Departemen Kehakiman menyebut penyelesaian itu sebagai "salah satu yang paling luas jangkauannya yang pernah dinegosiasikan."

Trump pertama kali bertemu Cohn pada tahun 1973 di Le Club yang eksklusif di Manhattan, dan Cohn dianggap telah memberikan aturan-aturan penting, termasuk tidak pernah mengakui kesalahan atau mengakui kekalahan dan menyerang siapa pun yang menyerang Anda.

Cohn "mengajari Donald, Anda tidak pernah mengalah sekecil apa pun," kata Johnston.

"Apa pun posisi yang Anda ambil, itulah posisinya, dan siapa pun yang menantang Anda, mereka salah. Mereka menjijikkan. Mereka tidak kompeten. Mereka idiot," kata Johnston. "Jika mereka penegak hukum, mereka korup."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Momen Horor, Pilot Bunuh...
Momen Horor, Pilot Bunuh Diri Loncat dari Pesawat saat Terbang
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved