Iran Klaim Raih Kemenangan di Medan Perang, Ini 3 Alasannya

Minggu, 19 April 2026 - 18:25 WIB
loading...
Iran Klaim Raih Kemenangan...
Iran klaim raih kemenangan di medan perang. Foto/X/@IRIran_MiliarY
A A A
TEHERAN - Iran telah "menang di medan perang" selama berminggu-minggu perang dan hanya menyetujui gencatan senjata sementara dengan Amerika Serikat karena tuntutannya telah dipenuhi. Itu diungkapkan ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.

Gencatan senjata selama dua minggu akan berakhir pada hari Rabu kecuali diperpanjang, dengan kesepakatan permanen yang didorong oleh para mediator termasuk Pakistan masih belum diselesaikan dan kemajuan pada poin-poin penting yang masih menjadi kendala masih belum pasti.

Iran Klaim Raih Kemenangan di Medan Perang, Ini 3 Alasannya

1. Menang dalam Negosiasi dengan AS

"Kita telah meraih kemenangan di lapangan," kata Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, menambahkan bahwa Amerika Serikat belum mencapai tujuannya dan Iran mengendalikan jalur transit maritim strategis Selat Hormuz, dilansir Gulf News.

"Jika kita menerima gencatan senjata, itu karena mereka menerima tuntutan kita," katanya, merujuk pada Amerika Serikat.

"Setiap upaya musuh adalah untuk memaksakan tuntutannya kepada kita dan penting bagi kita untuk mendaftarkan hak-hak kita, jadi di sinilah negosiasi menjadi metode perjuangan."

Ghalibaf dan delegasinya mengadakan pembicaraan tertutup di Islamabad dengan Wakil Presiden AS JD Vance pada 11 April, dalam kontak tingkat tertinggi Iran-AS sejak sebelum revolusi Islam 1979.

Pembicaraan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan akhir dan para pejabat telah mengisyaratkan mediasi terus berlanjut, meskipun wakil menteri luar negeri Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa belum ada tanggal yang ditetapkan untuk putaran pembicaraan baru.


2. Mengendalikan Selat Hormuz

Selat Hormuz yang strategis kembali ditutup pada hari Minggu dalam kebuntuan antara Iran dan Amerika Serikat, dengan ketua parlemen Iran yang berpengaruh mengisyaratkan bahwa kesepakatan perdamaian akhir masih "jauh" meskipun ada beberapa kemajuan dalam negosiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved