Ini 3 Alasan Kuba Berani Melawan AS, Salah Satunya Tak Takut Berperang

Minggu, 19 April 2026 - 21:30 WIB
loading...
Ini 3 Alasan Kuba Berani...
Kuba berani melawan AS karena tak takut berperang. Foto/X/@MarioNawfal
A A A
HAVANA - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengatakan negaranya akan melakukan yang terbaik untuk membela diri jika Amerika Serikat melancarkan tindakan agresi ilegal terhadap negara Karibia tersebut.

Ini 3 Alasan Kuba Berani Melawan AS, Salah Satunya Tak Takut Berperang

1. Membela Tanah Air

Berbicara kepada kantor berita RT Rusia pada hari Sabtu, Diaz-Canel mengatakan Kuba “bukan negara yang menyerukan perang atau mempromosikannya, tetapi kami juga tidak takut perang jika kami harus berperang untuk membela tanah air kami.”

Ia juga mencatat bahwa pemerintah Kuba telah menjadikan pertahanan nasional sebagai “prioritas utama” sejak meningkatnya ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap negara kepulauan tersebut.

Trump mengatakan awal pekan ini bahwa “kita mungkin akan mampir ke Kuba setelah kita selesai dengan ini,” merujuk pada perang agresi AS-Israel terhadap Iran.


2. Jadi Sasaran Sanksi AS

Selama lebih dari enam dekade, Kuba telah menjadi sasaran sanksi AS yang tidak manusiawi, yang secara terang-terangan melanggar prinsip-prinsip dasar Piagam PBB dan hukum internasional.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah membunyikan alarm atas krisis energi di Kuba setelah negara itu diputus pasokan bahan bakarnya oleh pemerintahan Trump dari Venezuela.

3. Menyerah Bukan Pilihan

Pemerintahan Trump telah mengintensifkan kampanye tekanan terhadap Kuba sejak Januari, ketika AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah serangan militer ilegal.

Pada bulan Februari, presiden AS memberlakukan blokade minyak terhadap Kuba, sementara juga berulang kali mengisyaratkan kemungkinan operasi “perubahan rezim” terhadap negara Amerika Latin tersebut.

Diaz-Canel menekankan bahwa menyerah tidak akan pernah menjadi pilihan bagi bangsa Kuba meskipun menderita akibat tindakan unilateral AS.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved