Negara-negara Arab Terpuruk karena Perang Iran, Turki Justru Raih Untung Besar

Minggu, 19 April 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Para kritikus juga menuduh pemerintahan Erdogan melakukan salah urus ekonomi dengan mempertahankan suku bunga rendah meskipun ada kekhawatiran inflasi. Namun pemerintah mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan mengakhiri manipulasi mata uang asing.

Meskipun IFC melaporkan peningkatan minat dari perusahaan, kurang dari setengah ruang kantornya telah terisi, meskipun para pejabat mengatakan mereka memperkirakan tingkat hunian akan mencapai 75 persen pada akhir tahun ini.

“Ketika kita melihat survei perusahaan-perusahaan Eropa dengan anak perusahaan di Turki, keluhan utama mereka adalah ketidakpastian kebijakan ekonomi, ketidakstabilan politik, ketidakpastian hukum, birokrasi yang tinggi, inflasi yang tinggi, dan inflasi impor,” kata Meryem Gokten, seorang ekonom di Institut Studi Ekonomi Internasional Wina, kepada Al Jazeera.

“Tidak satu pun dari masalah ini dapat diselesaikan dalam jangka pendek… Turki belum menjadi pusat keuangan sejauh ini, dan saya tidak melihatnya akan menjadi pusat keuangan tanpa mengatasi masalah struktural ini,” tambah Gokten.

Selim Koru, seorang peneliti doktoral yang berspesialisasi dalam kebijakan publik di Universitas Nottingham, mengungkapkan skeptisisme serupa.

“Sebagian daya tarik Dubai adalah karena kota ini seperti tabula rasa. Tidak ada iklim budaya, hukum, dan politik yang mapan, dan pihak asing dapat ikut menentukan seperti apa kota itu nantinya,” kata Koru kepada Al Jazeera.

“Hal itu tidak terjadi di Istanbul, atau di tempat lain di Turki.”

Bagi beberapa analis, apakah Istanbul dapat secara langsung menantang Dubai bukanlah pertanyaan yang tepat.

Hasan Dincer, seorang profesor keuangan di Universitas Medipol Istanbul, mengatakan upaya Turki untuk menarik investasi dari luar negeri harus dilihat sebagai "penempatan bertahap daripada persaingan langsung jangka pendek".

“Dalam sistem keuangan yang sedang berkembang, kepercayaan investor terutama didorong oleh prediktabilitas dan transparansi,” kata Dincer kepada Al Jazeera.

“Dan kredibilitas inisiatif kebijakan ekonomi jangka panjang, seperti Pusat Keuangan Istanbul, merupakan langkah strategis penting yang dampak jangka panjangnya akan bergantung pada implementasi yang berkelanjutan dan keselarasan kelembagaan,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved