Tuding AS Melakukan Pembajakan, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 - 18:25 WIB
loading...
Tuding AS Melakukan...
Tuding AS melakukan pembajakan, Iran kembali tutup Selat Hormuz. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengatakan Iran telah menegaskan kembali kendali atas Selat Hormuz karena apa yang disebut blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap jalur air tersebut dan tindakan "pembajakan" yang dilakukannya.

Menurut Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, Republik Islam Iran, sesuai dengan perjanjian sebelumnya dan dengan itikad baik selama negosiasi, telah menyetujui jalur pelayaran yang terkendali untuk sejumlah terbatas kapal tanker minyak dan kapal komersial melalui Selat Hormuz.

Namun, juru bicara tersebut menambahkan bahwa Amerika, dengan rekam jejak pelanggaran kepercayaan yang berulang, terus terlibat dalam perampokan dan pembajakan dengan kedok apa yang disebut blokade.



"Karena alasan ini, kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke keadaan semula, dan selat strategis ini berada di bawah pengawasan dan kendali ketat angkatan bersenjata," kata juru bicara tersebut, dilansir Press TV.

Juru bicara tersebut selanjutnya menyatakan bahwa selama Amerika Serikat tidak sepenuhnya mengakhiri gangguan terhadap kebebasan pelayaran kapal yang berasal dari Iran ke tujuan mereka dan dari tujuan kembali ke Iran, situasi di Selat Hormuz akan tetap berada di bawah kendali ketat dan akan tetap dalam keadaan semula.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengumumkan pembukaan kembali selat tersebut setelah penerapan gencatan senjata di Lebanon.

Republik Islam telah mengidentifikasi gencatan senjata sebagai bagian yang tak terpisahkan dari proposal 10 poin yang telah diajukan sebelum pengumuman Trump.

Menanggapi pengumuman tersebut, Trump menggunakan platform Truth Social miliknya, menuduh bahwa Iran telah "setuju untuk tidak pernah menutup Selat Hormuz lagi."

Ia juga mengklaim bahwa "blokade angkatan laut Amerika Serikat akan tetap berlaku sepenuhnya hanya untuk Iran, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100%."

Trump menambahkan bahwa negosiasi gencatan senjata "seharusnya berjalan sangat cepat dan sebagian besar poin telah dinegosiasikan."

Iran secara tegas membantah klaim Trump, menegaskan bahwa selat tersebut hanya terbuka untuk kapal komersial, yang hanya akan diizinkan untuk melintas melalui rute yang ditentukan dan dengan izin Iran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved