AS Ancam Perang Lagi dengan Iran: Infrastruktur dan Listrik Bakal Dibom!

Jum'at, 17 April 2026 - 07:45 WIB
loading...
AS Ancam Perang Lagi...
Amerika Serikat mengancam akan meluncurkan perang lagi terhadap Iran. Infrastruktur, listrik, dan energi Iran jadi target pengeboman. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengancam akan meluncurkan perang lagi melawan Iran jika Teheran menolak membuat kesepakatan. Amerika sudah membidik infrastruktur, listrik dan energi negara Islam itu sebagai target pengeboman.

Ancaman disampaikan Presiden AS Donald Trump ketika mengumumkan kesepakatan gencatan senjata Israel-Lebanon di luar Gedung Putih pada Kamis waktu Washington.

Baca Juga: Iran Tantang AS Perang Darat: 'Hebat Jika Luncurkan Invasi...'

AS dan Iran telah membahas putaran kedua perundingan perdamaian di Pakistan. Trump, seperti dikutip BBC, Jumat (17/4/2026), mengatakan AS dan Iran telah menyepakati banyak hal, termasuk bahwa Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir "lebih dari 20 tahun"—tetapi melontarkan ancaman: "Jika tidak ada kesepakatan, pertempuran akan berlanjut."

Ancaman juga disampaikan Menteri Perang Amerika Pete Hegseth pada hari yang sama.

"Jika Iran membuat pilihan yang buruk, maka mereka akan menghadapi blokade dan bom yang dijatuhkan pada infrastruktur, listrik, dan energi," kata Hegseth dalam konferensi pers di Pentagon.

Pasukan AS mulai memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz pada pukul 14.00 GMT pada hari Senin setelah perundingan damai di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan pada hari Minggu.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengatakan blokade tersebut berlaku untuk semua kapal, tanpa memandang kewarganegaraan, yang menuju atau dari pelabuhan Iran.

"Jika Anda tidak mematuhi blokade ini, kami akan menggunakan kekuatan," kata Caine di samping Hegseth.

"Sejauh ini, 13 kapal telah membuat pilihan bijak untuk berbalik," imbuh jenderal tertinggi AS tersebut.

Sementara itu, Hegseth mengatakan pasukan Iran sedang berusaha menggali peralatan yang terkubur selama lebih dari lima minggu serangan AS-Israel terhadap republik Islam tersebut.

Menyampaikan pesan langsung kepada para pemimpin Iran, dia berkata: "Kami tahu aset militer apa yang Anda pindahkan dan ke mana Anda memindahkannya. Sementara Anda menggali—yang persis seperti yang Anda lakukan, menggali fasilitas yang dibom dan hancur—kami justru semakin kuat."

"Anda menggali peluncur dan rudal Anda yang tersisa tanpa kemampuan untuk menggantinya—Anda tidak memiliki industri pertahanan, tidak memiliki kemampuan untuk mengisi kembali kemampuan ofensif atau defensif Anda," kata Hegseth.

Kepala Komando Pusat Amerika Laksamana Brad Cooper, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di Timur Tengah, mengatakan Washington menggunakan gencatan senjata untuk mempersenjatai kembali dan menyesuaikan diri.

"Kami sedang mempersenjatai diri kembali, kami sedang memperbarui peralatan, dan kami sedang menyesuaikan taktik, teknik, dan prosedur kami. Tidak ada militer di dunia yang menyesuaikan diri seperti kami, dan itulah yang sedang kami lakukan saat ini selama gencatan senjata," kata Cooper.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved