AS Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Balas Blokade Laut Merah, Teluk, dan Laut Oman

Kamis, 16 April 2026 - 07:04 WIB
loading...
A A A
Washington telah berupaya menekan Teheran dengan memblokade pelabuhan-pelabuhannya di Selat Hormuz, dengan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan semalam bahwa pasukan Amerika telah sepenuhnya menghentikan perdagangan ekonomi yang masuk dan keluar Iran melalui selat tersebut.

Gambaran berdasarkan data pelacakan maritim terbaru di Selat Hormuz kurang jelas, dan kantor berita Tasnim Iran melaporkan pada hari Rabu bahwa pengiriman terus berlanjut dari Iran selatan.

Berbicara kepada New York Post pada Selasa lalu, Trump mengatakan putaran perundingan baru dengan Iran dapat berlangsung di Pakistan "dalam dua hari ke depan", sementara dia mengatakan kepada Fox Business bahwa perang "hampir berakhir".

Di pihak Iran, Kementerian Luar Negeri mengatakan "beberapa pesan" telah dipertukarkan melalui Islamabad sejak perundingan berakhir pada hari Minggu, dan bahwa Teheran "sangat mungkin" menerima delegasi Pakistan pada hari Rabu.

Saham naik dan harga minyak mentah turun karena harapan akan kesepakatan untuk mengembalikan aliran minyak melalui Selat Hormuz—yang dicekik oleh pasukan Iran sejak serangan AS-Israel dimulai pada akhir Februari, dan sekarang menjadi fokus blokade AS.

Para analis mengatakan Trump bertujuan tidak hanya untuk memutus pendapatan Iran tetapi juga untuk menekan China, pembeli minyak Iran terbesar, untuk mendorongnya membuka kembali selat tersebut.

Sebagai isyarat terhadap peran kunci China, Trump mengatakan kepada Fox Business bahwa dia telah menulis surat kepada Presiden China Xi Jinping, meminta agar dia tidak memasok senjata ke Teheran, dan menerima jaminan dari pemimpin China tersebut bahwa dia tidak melakukannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved