Presiden Pezeshkian: Iran Mencari Dialog, Bukan Perang

Rabu, 15 April 2026 - 16:34 WIB
loading...
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya tidak mencari perang tetapi dialog dan setiap upaya Amerika Serikat (AS) untuk memaksakan kehendaknya atau memaksa Iran untuk menyerah akan gagal. Pernyataan itu dikutip kantor berita IRNA.

“Apa pembenaran untuk menargetkan warga sipil, elite, anak-anak, dan menghancurkan pusat-pusat vital, termasuk sekolah dan rumah sakit, dalam kerangka hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan?” tambah Pezeshkian.

Sementara itu, Menteri Sains Iran Hossein Simaei Sarraf mengatakan negaranya “menghadapi musuh yang tidak menjunjung etika, hukum, atau sistem lainnya” selama kunjungan ke Institut Penelitian Dirgantara di Teheran, yang dihantam serangan AS-Israel pada 28 Februari.

Media Iran menerbitkan video yang menunjukkan kerusakan bangunan tersebut, dengan menteri Hossein Simaei Sarraf, menambahkan, “Fasilitas apa pun yang dibangun di negara ini tetap berisiko.”

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mendorong dialog terkait krisis Hormuz, membela sikap nuklir Iran.
Negara-negara Teluk Arab memahami Iran tidak akan menutup Selat Hormuz jika bukan karena "agresi Amerika," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov selama kunjungannya ke China.

Ia mengatakan Moskow mendorong negosiasi berkelanjutan antara Iran dan AS untuk mencapai solusi terkait Selat Hormuz.

Rusia akan menerima solusi apa pun untuk masalah pengayaan uranium Iran yang sesuai dengan kepentingan Teheran, kata menteri tersebut.

"Badan Energi Atom Internasional tidak pernah mencatat bahwa pengayaan uranium Iran dilakukan untuk tujuan militer," kata Lavrov. "Saya berharap AS akan realistis dan menahan diri dari melanjutkan agresinya di Timur Tengah, yang bahkan merugikan sekutunya."

Baca juga: Blokade Hormuz untuk Menekan Iran, tapi Banyak Negara Justru Lebih Menderita
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas
Rekomendasi
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Jessica Janie Ungkap...
Jessica Janie Ungkap Kunci Lolos Miss Indonesia 2026, Jadi Diri Sendiri dan Jangan Menyerah
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved