Antisipasi Serangan AS Lagi, Iran Perbaiki Peluncur Rudal di Pangkalan Bawah Tanah

Rabu, 15 April 2026 - 08:11 WIB
loading...
Antisipasi Serangan...
Iran perbaiki peluncur rudal di pangkalan bawah tanah. Foto/CNN/Airbus
A A A
TEHERAN - Iran berupaya untuk menghilangkan puing-puing yang menghalangi pintu masuk ke pangkalan rudal bawah tanahnya selama gencatan senjata. Itu terungkap dalam citra satelit yang ditinjau oleh CNN.

Dalam gambar tersebut, loader depan dapat terlihat menyendok puing-puing dari terowongan yang terblokir dan memuatnya ke truk pengangkut di dekatnya.

Investigasi CNN sebelumnya menemukan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah menyerang pintu masuk ke pangkalan untuk menghalangi peluncur rudal agar tidak keluar dan menembak atau kembali ke pangkalan untuk mengisi ulang.



Intelijen AS memperkirakan bahwa sekitar setengah dari peluncur rudal Iran masih utuh setelah sebulan pertempuran, menurut sumber yang berbicara dengan CNN. Banyak dari peluncur tersebut mungkin telah terkubur di bawah tanah akibat serangan di pintu masuk terowongan.

"Upaya untuk memulihkan akses ke pangkalan-pangkalan tersebut, yang umumnya dikenal sebagai kota rudal, seharusnya sudah diperkirakan," kata Sam Lair, seorang peneliti di James Martin Center for Nonproliferation Studies, dilansir CNN.

β€œ[Gencatan senjata] mengharuskan Anda untuk menerima bahwa musuh Anda akan membangun kembali sebagian kapasitas militer mereka yang baru saja Anda hancurkan dengan menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan uang.”

Lair menambahkan bahwa ini adalah bagian dari rancangan Iran agar pangkalan-pangkalan tersebut berfungsi.

β€œIni sejalan dengan konsep operasi keseluruhan untuk kota rudal, yaitu, Anda menerima serangan pertama, menggali jalan keluar, dan kemudian meluncurkan serangan lagi.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved