Blokade Selat Hormuz Berlanjut, Trump: Perundingan dengan Iran Dilanjutkan Pekan Ini

Rabu, 15 April 2026 - 06:28 WIB
loading...
A A A
Iran secara efektif telah menutup Selat Hormuz, jalur air global yang penting untuk transportasi minyak dan gas, sejak diserang oleh serangan udara AS dan Israel pada 28 Februari.

Lebih dari puluhan kapal perang AS dan sekitar 10.000 personel militer AS kini memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal dari negara mana pun yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran, sehingga Iran kehilangan jalur ekonomi vitalnya.

Blokade ini bertujuan untuk menekan Teheran dengan menargetkan dua sumber pendapatan utama negara tersebut: pendapatan minyak dan bea masuk signifikan yang diminta Iran dari kapal-kapal untuk melewati jalur air yang penting ini.

Komando Pusat AS (Centcom), yang bertanggung jawab atas aktivitas militer AS di Timur Tengah dan sebagian Asia Tengah, mengatakan enam kapal dagang telah "mematuhi arahan" dari pasukan Amerika untuk berbalik dan kembali ke pelabuhan Iran dalam 24 jam pertama blokade.

Data pelacakan kapal yang dianalisis oleh BBC Verify menunjukkan bahwa setidaknya empat kapal yang terkait dengan Iran telah melintasi Selat Hormuz meskipun ada blokade. Setidaknya dua kapal tersebut sebelumnya pernah berada di pelabuhan Iran.

Tiga kapal lain yang tidak terkait dengan Iran terlihat telah melintasi selat setelah blokade dimulai pada hari Senin, menurut BBC Verify.

Negosiasi tingkat tinggi awal yang berlangsung di ibu kota Pakistan, Islamabad, selama akhir pekan gagal menghasilkan kesepakatan apa pun, dengan AS mengatakan bahwa Iran belum menyetujui persyaratannya.

Ambisi nuklir Iran merupakan poin penting yang menjadi kendala.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved