Rusia Ragukan Dewan Perdamaian Trump, Lempar Banyak Pertanyaan

Selasa, 14 April 2026 - 20:30 WIB
loading...
Rusia Ragukan Dewan...
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato selama sesi Dewan Perdamaian yang diadakan sebagai bagian dari Forum Ekonomi Dunia (WEF) ke-56 di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026. Foto/Harun Özalp/Anadolu Agency
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menyampaikan keraguan tentang Dewan Perdamaian yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait Gaza. Moskow mengatakan inisiatif tersebut menimbulkan banyak pertanyaan.

Kirill Logvinov, kepala Departemen Organisasi Internasional kementerian tersebut, mengatakan ada semakin banyak pertanyaan tentang tujuan dewan tersebut, menurut Novosti, kantor berita milik negara Rusia.

Ia mengatakan, “Perkembangan terkini di Timur Tengah menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang tujuan dan tugas sebenarnya dari Dewan Perdamaian, serta bagaimana dewan tersebut akan beroperasi, bahkan di antara negara-negara yang telah secara resmi bergabung.”

Logvinov menambahkan, “banyak delegasi lebih memilih status pengamat” di dalam dewan tersebut.

Ia juga menunjukkan Israel terus melakukan operasi militer di Jalur Gaza sambil secara signifikan membatasi akses bantuan kemanusiaan.
Di Tepi Barat yang diduduki, perluasan permukiman terus berlanjut dengan kecepatan rekor, dan kekerasan serta ekstremisme oleh para pemukim telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Cara Seru Nonton Beragam...
Cara Seru Nonton Beragam Microdrama di V+Short, Bikin Ketagihan!
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved