Daftar Perang Termahal dalam Sejarah AS, Ada yang Setara 40 Kalinya APBN Indonesia
Senin, 13 April 2026 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Perang Vietnam menjadi salah satu perang paling kontroversial dalam sejarah AS. Selain biaya besar, perang ini juga memicu gelombang protes besar di dalam negeri. Tragisnya, para sejarawan menilai AS adalah pihak yang kalah dalam perang ini.
Angka awalnya adalah sekitar USD296 miliar pada 1941–1945. Jika disesuaikan dengan nilai sekarang kira-kira USD4 triliun hingga USD5 triliun atau Rp68.000 triliun hingga Rp85.000 triliun.
Keterlibatan AS dalam Perang Dunia II setelah Serangan Pearl Harbor menelan biaya luar biasa besar jika dihitung dengan nilai saat ini. Namun, perang ini juga mengukuhkan posisi AS sebagai kekuatan global.
Angka awalnya adalah USD30 miliar hingga USD34 miliar pada 1950–1953. Jika disesuaikan ke nilai sekarang kira-kira USD350 miliar hingga USD400 miliar atau Rp5.950 triliun hingga Rp6.800 triliun.
Perang Korea mempertemukan kekuatan-kekuatan besar dunia di Semenanjung Korea. Meski berakhir tanpa kemenangan mutlak, biaya besar tetap harus ditanggung Amerika.
Sumber:Congressional Research Service.
6. Perang Dunia II
•Biaya: USD5 triliun (Rp85.000 triliun)Angka awalnya adalah sekitar USD296 miliar pada 1941–1945. Jika disesuaikan dengan nilai sekarang kira-kira USD4 triliun hingga USD5 triliun atau Rp68.000 triliun hingga Rp85.000 triliun.
Keterlibatan AS dalam Perang Dunia II setelah Serangan Pearl Harbor menelan biaya luar biasa besar jika dihitung dengan nilai saat ini. Namun, perang ini juga mengukuhkan posisi AS sebagai kekuatan global.
7. Perang Korea
•Biaya: USD400 miliar (Rp6.800 triliun)Angka awalnya adalah USD30 miliar hingga USD34 miliar pada 1950–1953. Jika disesuaikan ke nilai sekarang kira-kira USD350 miliar hingga USD400 miliar atau Rp5.950 triliun hingga Rp6.800 triliun.
Perang Korea mempertemukan kekuatan-kekuatan besar dunia di Semenanjung Korea. Meski berakhir tanpa kemenangan mutlak, biaya besar tetap harus ditanggung Amerika.
Sumber:Congressional Research Service.
(mas)
Lihat Juga :