Trump Ancam China Jika Kirim Senjata ke Iran, Ini Respons Beijing

Minggu, 12 April 2026 - 11:09 WIB
loading...
Trump Ancam China Jika...
Presiden AS Donald Trump ancam China dengan konsekuensi serius jika mengirim senjata ke Iran. Foto/CNN Money
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan peringatan keras bernada ancaman terhadap China setelah penilaian intelijen Washington mengungkap bahwa Beijing bermaksud mengirim senjata ke Iran. Trump, dalam ancamannya, mengatakan Beijing akan menghadapi masalah besar jika benar-benar mengirim senjata ke Teheran.

Laporan dari CNN yang diterbitkan pada hari Sabtu menyatakan China sedang bersiap mengirimkan sistem pertahanan udara baru ke Iran dalam beberapa minggu mendatang, menyusul serangan gabungan AS-Israel selama lebih dari sebulan terhadap kemampuan militer dan rudal Teheran.

Baca Juga: Trump Peringatkan China Akan Hadapai Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran

Laporan itu mengutip tiga orang yang mengetahui penilaian intelijen AS baru-baru ini. Dua dari sumber tersebut mengatakan bahwa Beijing dapat mengarahkan pengiriman sistem pertahanan tersebut melalui negara ketiga untuk menyembunyikan tempat asalnya.

Presiden Trump lantas mengeluarkan peringatan bernada ancaman kepada China. "Jika China melakukan itu, China akan mengalami masalah besar, oke?" ujarnya, seperti dikutip The Hill, Minggu (12/4/2026). Trump tidak mengatakan apakah dia telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan akan ditemuinya pada awal Mei.

Pertemuan puncak Trump dengan Xi, yang dimaksudkan untuk fokus pada "perang tarif" setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijaka ntarif Trump, ditunda karena konflik dengan Iran.

Menurut sumber yang dikutip CNN, Beijing akan mengirimkan Sistem Pertahanan Udara Portabel (MANPADS), yaitu sistem rudal anti-pesawat yang ditembakkan dari bahu. Senjata semacam ini ditujukan untuk pertahanan terhadap pesawat terbang rendah.

Ini Respons Beijing


Seorang juru bicara Kedutaan Besar China di Washington mengatakan kepada CNN, "China tidak pernah memberikan senjata kepada pihak mana pun terkait konflik dengan Iran."

"China mendesak pihak AS untuk menahan diri dari membuat tuduhan tanpa dasar, membuat hubungan yang jahat, dan terlibat dalam sensasionalisme; kami berharap pihak-pihak terkait akan berbuat lebih banyak untuk membantu meredakan ketegangan," lanjutnya.

Laporan intelijen sebelumnya menunjukkan bahwa China, bersama dengan Rusia, telah mendukung Iran.

Awal bulan ini, Trump menyebut China, Jepang, dan Korea Selatan sebagai negara-negara yang dapat mengirim pasukan ke wilayah tersebut untuk membuka kembali Selat Hormuz.

“Biarkan Korea Selatan, Anda tahu, kita hanya memiliki 45.000 tentara yang berada dalam bahaya di sana, tepat di sebelah kekuatan nuklir—biarkan Korea Selatan yang melakukannya,” kata Trump pada jamuan makan siang Paskah hari Rabu sebelum pidato nasionalnya pada 1 April.

“Biarkan Jepang yang melakukannya. Mereka mendapatkan 90 persen minyak mereka dari selat itu. Biarkan China yang melakukannya.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved