Trump Klaim Selat Hormuz Segera Dibuka Lagi saat AS dan Iran Menuju Perundingan

Sabtu, 11 April 2026 - 12:46 WIB
loading...
Trump Klaim Selat Hormuz...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali "cukup segera" dengan atau tanpa bantuan Iran, karena blokade efektif Teheran terhadap jalur air tersebut terus mengganggu pasokan energi global. Klaim itu diungkap Trump saat berbicara kepada wartawan pada hari Jumat (10/4/2026).

Menjelang pembicaraan damai antara pejabat AS dan Iran di Pakistan, Trump mengatakan AS akan "membuka Teluk" dan negara-negara lain siap untuk "membantu".

"Ini tidak akan mudah," kata Trump.

"Saya akan mengatakan ini: Kita akan membukanya cukup segera," tambahnya.

Trump, yang tidak menjelaskan bagaimana Washington akan membuka blokade jalur maritim penting tersebut, juga mengatakan dia tidak akan menerima pemberlakuan sistem pungutan tol de facto oleh Iran di selat tersebut.

Teheran telah mengindikasikan mereka bermaksud memungut biaya dari kapal untuk jalur aman bahkan jika kesepakatan tercapai dengan AS untuk mengakhiri perang.

“Jika mereka melakukan itu, kita tidak akan membiarkan itu terjadi,” tegas Trump kepada wartawan sebelum menaiki Air Force One di Pangkalan Gabungan Andrews di Camp Springs, Maryland.

Trump mengatakan memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir adalah prioritas dalam setiap perjanjian, dan selat itu akan terbuka “secara otomatis”.

“Tidak ada senjata nuklir, itu 99 persennya,” kata Trump.

“Selat itu akan terbuka,” tambahnya. “Jika kita pergi saja… jika tidak, mereka tidak akan menghasilkan uang.”

Meskipun pengumuman gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran pada hari Selasa, pengiriman di selat tersebut tetap terhenti, mengganggu sekitar seperlima aliran minyak dan gas alam global.

Hanya dua kapal yang melewati selat tersebut pada hari Jumat, turun dari lima kapal pada hari sebelumnya, menurut S&P Global Market Intelligence.

Sejak dimulainya gencatan senjata, hanya 22 kapal dengan sistem identifikasi otomatis yang diaktifkan telah keluar dari selat, menurut penyedia intelijen pasar, dibandingkan dengan sekitar 135 transit harian sebelum perang.

Lebih dari 600 kapal, termasuk 325 kapal tanker, masih terdampar di Teluk karena blokade selat, menurut Lloyd’s List Intelligence.

Wakil Presiden AS JD Vance dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dijadwalkan memimpin negosiasi di Islamabad pada hari Sabtu yang bertujuan mengamankan pengakhiran permanen perang.

AS dan Iran telah memberikan pesan yang bertentangan mengenai persyaratan yang disepakati untuk negosiasi, termasuk isi dari rencana 10 poin yang diajukan Teheran.

Baca juga: Iran Memasuki Perundingan Islamabad dengan Percaya Diri, Lihat Pergeseran Sikap AS dalam Negosiasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved