Bos NATO: Trump Jelas Kecewa karena Sekutu AS Menolak Gabung Perang Melawan Iran

Kamis, 09 April 2026 - 13:49 WIB
loading...
A A A
McConnell, yang duduk di komite yang mengawasi pengeluaran pertahanan, mendesak Trump untuk "jelas dan konsisten" dan mengatakan bahwa bukan kepentingan Amerika untuk "menghabiskan lebih banyak waktu memelihara dendam dengan sekutu yang memiliki kepentingan yang sama dengan kita daripada mencegah musuh yang mengancam kita".

Tidak jelas apakah pemerintahan Trump akan menantang undang-undang yang melarang presiden untuk menarik AS keluar dari NATO. Ketika disahkan, undang-undang itu didukung oleh menteri luar negeri Trump saat ini, Marco Rubio, yang pada saat itu adalah senator dari Florida.

Rubio bertemu secara terpisah dengan Rutte pada Rabu pagi di Departemen Luar Negeri. Dalam sebuah pernyataan, Departemen Luar Negeri mengatakan Rubio dan Rutte telah membahas perang Iran, bersama dengan upaya AS untuk menegosiasikan pengakhiran perang Rusia-Ukraina dan "meningkatkan koordinasi dan pengalihan beban dengan sekutu NATO".

Aliansi tersebut telah terguncang selama setahun terakhir karena Trump telah mengurangi dukungan militer AS untuk Ukraina dalam perang melawan Rusia dan mengancam akan merebut Greenland dari Denmark.

Namun, desakan Trump terhadap NATO semakin intensif setelah perang Iran dimulai pada akhir Februari. Presiden bersikeras bahwa mengamankan Selat Hormuz bukanlah tugas AS, melainkan tanggung jawab negara-negara yang bergantung pada aliran minyak melalui selat tersebut.

“Pergilah ke selat itu dan rebut saja,” kata Trump pekan lalu.

Trump juga marah karena sekutu-sekutu NATO, Spanyol dan Prancis, melarang atau membatasi penggunaan wilayah udara atau fasilitas militer gabungan mereka untuk AS dalam perang Iran. Namun, mereka dan negara-negara lain sepakat untuk membantu koalisi internasional untuk membuka Selat Hormuz setelah konflik berakhir.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang telah menjadi sumber frustrasi khusus bagi Trump, dijadwalkan akan melakukan perjalanan ke Teluk untuk mendukung gencatan senjata. Inggris telah berupaya mengembangkan rencana keamanan pasca-konflik untuk selat tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved