Perang Lawan Iran, Tentara AS Konsumsi 950.000 Galon Kopi, 2 Juta Minuman Energi dan Nikotin
Kamis, 09 April 2026 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan angka-angka pemerintah lokal, ribuan orang telah tewas di seluruh Timur Tengah, dengan puluhan ribu lainnya terluka.
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan lebih dari 2.000 orang tewas, dengan lebih dari 20.000 orang terluka. Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, HRANA, mengatakan sekitar 3.540 orang telah tewas sejak perang dimulai, termasuk 1.665 warga sipil, dan setidaknya 248 anak-anak.
Dengan gencatan senjata yang sekarang berlaku, pimpinan militer AS mengatakan pasukannya akan tetap berada di daerah tersebut untuk memastikan kepatuhan.
"Kami akan tetap berada di sana," kata Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada hari Rabu. "Kami akan memastikan Iran mematuhi gencatan senjata ini dan kemudian pada akhirnya datang ke meja perundingan dan membuat kesepakatan," lanjut dia, seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (9/4/2026).
AS telah mengumpulkan kehadiran kekuatan yang substansial di dan sekitar Timur Tengah, termasuk pesawat pengebom, jet tempur, aset peperangan elektronik, pesawat pengisian bahan bakar, sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD, teknologi anti-drone, dan kapal Angkatan Laut.
Perkiraan biaya perang dengan Iran bervariasi. Enam hari pertama konflik menelan biaya sekitar USD11,3 miliar dan meningkat menjadi USD16,5 miliar pada hari ke-12, menurut perkiraan dari lembaga think tank Center for Strategic and International Studies.
Biaya harian perang telah menurun seiring dengan stabilnya tempo operasional, tetapi total biaya akan terus meningkat, dengan beberapa lembaga memprediksi hingga USD50 miliar.
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan lebih dari 2.000 orang tewas, dengan lebih dari 20.000 orang terluka. Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, HRANA, mengatakan sekitar 3.540 orang telah tewas sejak perang dimulai, termasuk 1.665 warga sipil, dan setidaknya 248 anak-anak.
Dengan gencatan senjata yang sekarang berlaku, pimpinan militer AS mengatakan pasukannya akan tetap berada di daerah tersebut untuk memastikan kepatuhan.
"Kami akan tetap berada di sana," kata Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada hari Rabu. "Kami akan memastikan Iran mematuhi gencatan senjata ini dan kemudian pada akhirnya datang ke meja perundingan dan membuat kesepakatan," lanjut dia, seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (9/4/2026).
AS telah mengumpulkan kehadiran kekuatan yang substansial di dan sekitar Timur Tengah, termasuk pesawat pengebom, jet tempur, aset peperangan elektronik, pesawat pengisian bahan bakar, sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD, teknologi anti-drone, dan kapal Angkatan Laut.
Perkiraan biaya perang dengan Iran bervariasi. Enam hari pertama konflik menelan biaya sekitar USD11,3 miliar dan meningkat menjadi USD16,5 miliar pada hari ke-12, menurut perkiraan dari lembaga think tank Center for Strategic and International Studies.
Biaya harian perang telah menurun seiring dengan stabilnya tempo operasional, tetapi total biaya akan terus meningkat, dengan beberapa lembaga memprediksi hingga USD50 miliar.
(mas)
Lihat Juga :